Melawan Pancaroba, Prajurit Gunakan Strategi Gerilya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Memasuki musim peralihan dari penghujan menuju kemarau atau yang lebih dikenal dengan pancaroba, membuat cuaca menjadi tak menentu. Sesaat cuaca menjadi panas, namun dengan cepat bisa berubah hujan deras bahkan disertai dengan angin kencang. Hal inilah menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi para prajurit dalam melaksanakan kegiatan TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta di Kelurahan Pandean Kecamatan Umbulharjo.

“Inilah risiko saat melakukan pengerjaan pembangunan fisik saat bulan Februari maupun Maret karena kita dihadapkan dengan musim pancaroba. Namun itu tak menjadi penghalang bagi prajurit untuk tetap melaksanakan dan mensukseskan program TMMD ini, karena itu semua kami lakukan untuk rakyat,” tegas Danramil 07 Umbulharjo Mayor (Kav) Cecep di Poskotis TMMD Reguler ke-101 Kodim Yogyakarta, Sabtu (24/03/2018).

Seperti pada peperangan konvensional, dalam operasi militer selain operang ini pun para prajurit juga memiliki strategi untuk melakukan ‘perlawanan’, salah satunya dengan cara gerilya. Strategi ni tentunya bukanlah dengan keluar masuk hutan dan melakukan penyerangan saat lawan tak waspada, melainkan gerilya disini diartikan melakukan pengerjaan saat panas sedang terjadi.

Sewaktu panas terik para prajurit sebisa mungkin melakukan pengerjaan dengan cepat dan ketika tiba-tiba hujan maka prajurit mundur teratur dan melakukan pengerjaan lain selain pembangunan fisik. Cara ini terbukti efektif untuk mempercepat proses pengerjaan ditengah cuaca yang tak menentu belakangan ini.

“Namanya cuaca dan alam tentu tak bisa dilawan, yang bisa kita lakukan hanya melakukan upaya dan antisipasi. Secara fisik prajurit siap menghadapi kendala hujan, namun dari segi meterial bangunan tentunya saat hujan pengerjaan akan sedikit terhambat,” jelasnya.

Kendati demikian Cecep optimis seluruh target pembangunan fisik yang diberikan dalam TMMD Reguler ke-101 Kodim Yogyakarta ini dalat rampung sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ia juga mengingatkan kepada prajurit untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan selalu siap untuk memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu bencana alam dampak dari pancaroba itu terjadi. (Van)

BERITA REKOMENDASI