Melukis Tas Bertemakan Siaga Bencana, Pelajar Ajak Warga Belajar Kebencanaan

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan Pelajar melukis tas totebag di area Nol Kilometer Yogyakarta (NKY) dalam acara bertajuk ‘Aksi Lukis Media Kreatif Siaga Bencana’ di semarak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) pada Minggu (15/04/2018). Tas Kain tersebut dilukis dengan beragam kreasi bertemakan edukasi kebencanaan.Kampanye siap siaga bencana dibuat menarik agar menarik antusiasme pelajar.

Hal ini dikarenakan, kaum muda merupakan motor penggerak kesadaran tanggap bencana. “Ada beberapa rangkaian acara lain, namun untuk pelajar memang konsep melukis ini dianggap menarik dan harapanya bisa mendatangkan antusiasme,” ungkap Fatya Fikri salah satu panitia dari Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Acara hasil kerjasama antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ini mengkampanyekan tagar bertajuk #PelajarTurunTangan. Pelajar dianggap sebagai golongan yang penting untuk mendapatkan edukasi siaga bencana. Mengingat kawasan Yogyakarta yang rawan oleh beragam kemungkinan bencana.

Selain pelajar, acara ini juga terbuka bagi para masyarakat yang ada di sekitar kawasan nol kilometer. Panitia memberikan fasilitas mulai dari tas kain, kuas, dan cat lukis.  

“Saya kebetulan dagang dekat sini, terus tertarik aja dengan kegiatan melukis ini, walaupun bareng-bareng pelajar tetap menarik,” ungkap Didi Supriyanto (45) salah seorang pedagang yang turut serta dalam acara.

Menuju Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 26 April mendatang, MDMC masih akan mengadakan serangkaian acara baik untuk masyarakat luas. Harapannya walaupun bencana datang, masyarakat selalu siap dan tahu bagaimana untuk menyikapinya.

“Intinya kita tidak bisa memprediksi bencana, maka siap siaga adalah satu solusi terbaik menanggulanginya,” ungkap Farizqy Takaful salah satu relawan MDMC.(Hammam Izzuddin)
 

 

BERITA REKOMENDASI