Memahami Pemikiran Soekarno Melalui Seni

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com- Perhatian Bung Karno pada seni secara umum dan seni rupa secara khusus memberi pesan yang sangat jelas pada kita bahwa mustahil bisa memahami, mendalami untuk kemudian menjalankan ajaran Bung Karno, hanya dengan membaca tulisan dan pidatonya saja. Butuh kesediaan lainnya, yaitu memasuki selera seninya. Hanya dengan cara itu kita bisa memasuki gerbang pikiran dan jiwa Soekarno.

Hal itu merupakan ringkasan acara ‘Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY’ yang digelar pada hari kamis, (17/6) di Kantor DPD PDI Perjuanga DIY.

Diskusi rutin bertajuk ‘NGOBAR’ alias Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY yang mengambil tema ‘Bung Karno, Pancasila dan Seni’ tersebut diselenggarakan oleh Badiklatda PDI Perjuangan DIY. Hal itu dalam rangkamemperingati Bulan Bung Karno sekaligus menyemarakkan Pameran Seni Rupa AKARA yang masih berlangsung sampai dengan 30 Juni 2021. Obrolan yang digelar secara santai dan sederhana tersebut menghadirkan pemantik dari kader perempuan Novita Arini serta dihadiri oleh kader-kader PDI Perjuangan se-DIY terutama yang memiliki atensi terhadap seni dan budaya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY Toto Hedi Santosa, menjelaskan bahwa PDI Perjuangan DIY setiap tahunnya menggelar rangkaian peringatan Bulan Bung Karno guna memberikan penghormatan dan menghikmati Pemikiran serta Perjuangan Bung Karno. Untuk tahun ini fokus peringatan diselenggarakan kegiatan-kegiatan di bidang seni dan budaya.

“PDI Perjuangan DIY di periode ini telah menetapkan bahwa Jalan Kebudayaan menjadi strategi Politik dalam membumikan Pancasila guna mewujudkan cita-cita Partai mensejahterakan rakyat,” jelas Toto Hedi Santosa.

Kepala Badiklatda Susanto Budi Raharjo mengatakan, acara ‘Ngobrol Bareng’ PDI Perjuangan DIY ini bertujuan sebagai wadah bertukar pikiran kader-kader partai. Selain itu untuk membedah berbagai permasalahan disegala bidang dengan tema-tema tertentu sesuai dengan momentum yang ada.

“Seiring dengan tuntutan jaman, PDI Perjuangan terus berupaya meningkatkan kapasitas kader partai dengan menggelar kegiatan-kegiatan Pendidikan, Pelatihan dan diskusi-diskusi. Untuk temanya yang aktual dan memprioritaskan keterlibatan generasi muda sebagai penerus perjuangan partai kedepan,” tambahnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI