Memasuki Masa Kampanye, Masyarakat Tak Perlu Resah

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekira lebih dua bulan lagi, masyarakat Indonesia akan kembali memilih pemimpin dan legislatif pada 17 April 2019. Meski saat ini sudah memasuki waktu kampanye, namun masyarakat tak perlu resah terkait konvoi dan hal lain yang sekiranya mengganggu kenyamanan warga.

"Kami sendiri sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal jalannya konvoi. Di kampanye terbatas ini, kami menerjunkan 2500 personil kepolisian. Sedangkan ketika pemilihan nanti, sekitar 6000 personil akan turun hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yulianto ketika berbincang-bincang di KR Radio, Rabu (20/2). 

Dia menjelaskan, bagi para pendukung legislatif, partai maupun presiden yang tidak mematuhi aturan akan dikenakan tindakan dari kepolisian."Kami juga menghimbau bagi massa untuk tidak bentrok. Selain kami akan melakukan tindakan, juga bentrokan itu tidak menguntungkan bagi para pemimpin yang akan dipilih. Pemilih sekarang sudah cerdas, tinggal melihat calon legislatif yang sukanya menghadirkan massa seperti itu layak dipilih atau tidak. Mari kita ciptakan kampanye yang menyenangkan tanpa menimbulkan antipati masyarakat," papar Yulianto.

Senada, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Rakhmat Sutopo mengungkapkan pihaknya sedang memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemilihan umum April tersebut. "Masih banyak masyarakat yang belum tahu nanti di kotak suara tidak ada foto calon legislatifnya. Jadi jangan sampai ekspektasi dan kenyataan beda, malah tidak jadi milih," ungkapnya. (M-1)

 

BERITA REKOMENDASI