Mempelajari Humanistik Buddhisme, Institut Dong Zen Indonesia Buka Kelas Online

Dalam sambutannya, Bhiksuni Jue Cheng, menekankan empat poin penting kepada para siswa yaitu, lestarikan semangat ajaran Guru kita, Hyang Buddha; menggali kembali ajaran Hyang Buddha yang ada di awal pendirian candi Boroboudur dan terjemahan sutra agama Buddha; menumbuhkan semangat ajaran Buddhisme Humanistik, yang dikembangkan oleh Venerable Master Hsing Yun, sehingga dapat maju dan berkembang di Indonesia; serta mempraktekkan Buddhisme Humanistik sehingga dapat berkontribusi secara nyata untuk menjaga keharmonisan bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku, agama dan ras.

 

Selanjutnya Bhiksuni Miao Nan, Dekan Universitas Tsung Lin, Fo Guang Shan, Taiwan secara khusus mengajak mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh Pendidikan disana untuk berbagi tiga kunci hidup dengan para siswa kelas online Buddha Dharma. Pertama adalah Bhiksu Hui Quan, mahasiswa tahun ketiga dari kelas putra yang berbagi tentang muncunya keberanian dan komitmen setelah mempelajari Agama Buddha. Selanutnya, kunci hidup kedua yaitu belajar bagaimana belajar melepas dan hidup bahagia dalam kesederhanaan disampaikan oleh Bhiksuni Zhi Min yang merupakan mahasiswi tingkat tiga dari kelas putri.

Kunci hidup terakhir adalah memperlakukan semua orang dengan hati yang sama, hal ini disampaikan oleh mahasiswi tingkat tiga lainnya, Bhiksuni Zhi Neng. Sebagai penutup dalam sambutan beliau, Bhiksuni Miao Nan dengan penuh kasih mendorong para siswa untuk dapat menghubungkan kehidupan mereka dengan Dharma dan membuat hidup lebih bermakna dan bahagia. Beliau juga berharap agar Buddhisme Indonesia dapat berkembang di masa depan. (*)

 

BERITA REKOMENDASI