Memuaskan, Tiongkok Jadi Mitra Perdagangan Terbesar RI

YOGYA, KRJOGJA.com – Perkembangan pesat ditunjukkan dari hubungan bilateral Republik Indonesia (RI) dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Seiring dengan itu, pertumbuhan investor dan wisatawan juga terus terjadi.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk RRT merangkap Mongolia Drs Djauhari Oratmangun mengungkapkan, saat ini Indonesia memiliki 14 mitra strategis dan salah satunya ialah Tiongkok. Kemajuan cukup pesat ditunjukkan oleh kerja sama dengan negeri tirai bambu itu, hingga akhirnya RRT pun menjadi kemitraan strategis perdagangan terbesar.

"Saat ini kemitraan strategis perdagangan dengan RRT mencapai 63 hampir 64 miliar US Dollar, angka itu meningkat setelah pada tahun 2016 hanya mencapai 47,58 miliar US Dollar," ujarnya dalam kuliah umum program pascasarjana Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) di gedung Bonaventura Kampus 3 UAJY, Selasa (05/03/2017).

Menurut  Djauhari, peningkatan investor juga terus terjadi setelah Indonesia menggandeng RRT. Bahkan, berdasarkan data yang dimiliki kementrian luar negeri, investasi yang masuk pada 2016 pun meningkat 420 persen.

"Investasi meningkat 420 persen di tahun 2016, meskipun investor terbesar Singapura tapi kan uang mereka juga dari sana juga," tegasnya dihadapan peserta kuliah umum.

Djauhari menambahkan, dunia parisawata turut memberikan kontribusi yang memuaskan. Wisatawan dari RRT terus berdatangan untuk menikmati pesona bumi pertiwi. Bahkan, data yang dimilikinya menunjukkan lebih dari 2 juta wisatawan RRT mengunjungi Indonesia.

"Bayangkan itu yang ke Indonesia ingin beli souvenir. Masing-masing beli 4, kan berarti kita haru siapkan 8 juta souvenir pertahun untuk kebutuhan mereka. Ini memberikan dampak yang luar biasa bagi kita. Souvenir bagus orang-orang juga tertarik untuk datang," pungkasnya. (MG-10)

 

BERITA REKOMENDASI