Menaker akan Paparkan Soal Ketenagakerjaan dalam Pertemuan G-20 Beijing

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA (KRjogja.com) – Menaker M Hanif Dhakiri dalam pertemuan G-20 Labour Ministrial Metting di Beijing, 12-13 Juli 2016 akan menjelaskan tentang perkembangan sektor ketenagakerjaan di Indonesia di antaranya tentang upaya memperluas dan penciptaan lapangan kerja.

 

Salah satu cara pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan(Kemnaker) untuk mengurangi pengangguran adalah meningkatkan pendidikan danpelatihan kerja untuk orang-orang yang belum bekerja di BalaiLatihan Kerja(BLK). "Beberapa jenis pelatihan yang diminati diantaranya, otomotif, las, bangunankayu dan batu, elektonik, komputer, teknologi informasi, menjahit, kerajinan tangan, dan pertanian,"kata Hanif dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Rabu (14/7/2016).

Melalui pelatihan kerja yang berbasis kompetensi di BLK, menurutnya, diharapkan angakatan kerja siap masuk pasar kerja tidak hanya lokal dan nasional tapi juga pasar kerja luar negeri. Karena itu, berharap peran dan pastisipasi kementerian dan lembaga negara terkait, pemerintah daerah, pihak swasta dan dunia industri dapat membantu kesiapan pemerintah dalam menghadapi persaingan.

Hanif mengatakan,sistem pendidikan dan pelatihan kerja harus bersinergi dan bermuara pada peningkatan kompetensi kerja sehingga kebutuhan pasar kerja dapat segera terpenuhi oleh angkatan kerja Indonesia yang berdaya saing tinggi. Selain itu, perlunya program sertifikasi tenaga kerja juga harus dilakukan dengan membangun sistem pelatihan yang terpadu dengan sistem sertifikasi kerja sehingga kompetensi, keterampilan dan keahlian kerja yang dimiliki tenaga kerja Indonesia diakui pasar kerja di dalam dan luar negeri. (Ful)

BERITA REKOMENDASI