Menapaki Jejak Seni Mahasiswa Tingkat Akhir

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan foto berjajar di dinding Jogja National Museum (JNM), Minggu (14/10/2018). Karya-karya tersebut merupakan hasil kreativitas dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta.

Sebuah gambar besar menyambut pengunjung saat melangkah masuk ke JNM. Terlihat sosok wanita yang duduk bersilah dengan ranting-ranting tumbuh di tangannya. Rambutnya keriting bagai dedaunan pohon yang rimbun dihiasi ranting-ranting. Dibawahnya tampak sebuah tulisan berbunyi “Jejak Rampak”. Tulisan ini merupakan tema besar dari pameran tahunan tersebut. Jejak memiliki makna bekas sedangkan rampak berarti cabang atau ranting. Dapat disimpulkan, Jejak Rampak berarti bekas karya mahasiswa STIKOM dari berbagai cabang jurusan selama menempuh pendidikan tiga tahun terakhir.

Berjalan ke arah kanan, pengunjung dapat menikmati hasil jepretan foto mulai dari gambar panggung, alam, hingga olahraga. Tidak hanya foto, beberapa poster film dokumenter juga ikut eksis mewarnai dinding berlatar putih tersebut. Melangkah lebih jauh, terlihat  sepatu modern bergelantungan memenuhi seisi ruang.

Ditemui di JNM, Ahmad Bayu Wibowo selaku ketua panitia memaparkan bahwa pameran ini bertujuan untuk memberi apresiasi pada hasil karya mahasiswa tingkat akhir se-angkatannya sebelum lulus. “Dripada disimpan aja di hardisk kita buat pameran biar orang-orang dapat mengapresiasi, syukur kalau dapat menginspirasi,” ungkap Bayu memaparkan tujuan pameran.

Pameran seni ini tidak hanya menyegarkan mata dengan gambar-gambar. Terdapat berbagai workshop broadcasting, screening film dan bedah karya yang praktsi profesional di setiap bidangnya. (Aulia Hafisa/ KR Academy)

BERITA REKOMENDASI