Menara Tujuh Lantai Percantik Masjid Agung Sleman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Menara Masjid Agung Dr Wahidin Soedirohoesodo Sleman yang digadanggadang menjadi ikon Masjid Agung Sleman akhirnya selesai pengerjaannya. Menara 7 lantai ini diresmikan oleh Bupati Sri Purnomo dengan penandatanganan prasasti di Pelataran Masjid Agung Sleman, Jumat (22/02/2019) kemarin.

Menurut Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Taufiq Wahyudi, perencanaan pembangunan menara telah dimulai sejak 2015. Setelah itu dilanjutkan pengerjaan fisik pada tahun 2017 dan tahapan lanjutannya pada tahun 2018.

Pembangunan dilakukan dalam dua tahapan yaitu tahap pertama pada tahun anggaran 2017 meliputi pengerjaan struktur pondasi hingga struktur paling atas. Kemudian tahapan kedua yang merupakan tahapan lanjutan pembangunan menara hingga selesai.

"Menara masjid ini memiliki 7 lantai dengan berbagai peruntukkan. Lantai 1 berfungsi sebagai lobby, ruang IPHI/MUI, ruang Dewan Masjid, serta ruang Takmir. Lantai 2 ruang katalog dan perpustakaan buku serta klinik, lantai 3 untuk ruang pertemuan, lantai 4 dan lantai 5 sebagai ruang transit ketika pengunjung menggunakan tangga. Adapun lantai 6 dan 7 merupakan ruang kaca yang berfungsi untuk melihat pemandangan area sekitar dari ketinggian 27 meter dan 52 meter. Keseluruhan tinggi dari bangunan Menara Masjid Agung Kabupaten Sleman yaitu 68 meter," jelas Taufiq.

Sedang menurut Bupati, pembangunan menara tersebut merupakan sarana dalam rangka memakmurkan masjid serta melengkapi sarana Masjid Agung Sleman. "Tidak hanya sampai di sini, Pemkab Sleman akan terus mengupayakan secara berkesinambungan dan menyempurnakan sarana Masjid Agung Kabupaten Sleman. Menara ini merupakan bagian dari kelengkapan Masjid Agung serta memperindah masjid," ujarnya. (Has)

BERITA REKOMENDASI