Mencari Solusi dan Inovasi Pembelajaran

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Magister Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mencari solusi dan berinovasi, terutama sepanjang pandemi Covid-19. Terobosan dan inovasi itu dengan menggunakan teknologi pembelajaran kegiatan perkuliahan Program Pemberdayaan Umat bimbingan tesis dan Ujian Akhir tesis.

Semuanya dilakukan secara daring, kecuali praktikum di laboratorium yang dilakukan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan Covid-19. “Bahkan PBI-UAD akan mengundang Prof Piet Kommers dari UNESCO, 22 September mendatang,” kata Akmal MSc PhD, Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris UAD kepada KRJOGJA.com di kampus 2 UAD Jalan Pramuka Umbulharjo Yogya, Senin (24/08/2020).

Menurut Akmal, mahasiswa Magister PBI akan mendapat pencerahan dari Prof Piet Kommers, seorang guru besar bidang Learning Technology dari UNESCO Paris, Perancis. “Prof Piet Kommers akan memaparkan inovasi pembelajaran dan teknologi pendidikan yang dapat diaplikasikan selama pandemi Covid-19 untuk pengajaran dan pembelajaran PBI,” ucapnya.

Dalam pengamatan Akmal, kaitan proses pembelajaran selama pandemi Covid-19 muncul ketiakpuasan dari mahasiswa, dosen, bahkan orangtua. Dari soal jaringan internet, nominal SPP, dosen komplain karena pulsa dan harus banyak waktu untuk download, koreksi dan feedback pada masing-masing mahasiswa. “Dosen bekerja 24 jam karena mahasiswa bertanya macam-macam dari wilayah Indonesia,” ucapnya.

Dalam konteks ini, diperlukan inovasi atau terobosan baru. WA, Google Class, Zoom meeting, e-learning ada kelemahannya masing-masing. “Baru mencari inovasi dengan membuat software aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa SLTP, SLTA dan prodi PBI UAD. Maka perlu mendengar kata ahli dari UNESCO, organisasi Pendidikan dan Kebudayaan PBB,” tuturnya.

Ditegaskan Akmal, akademisi tingkat master, doktor mencoba cari alternatif teknologi yang paling sedikit kelemahannya, seperti Gojek, Gofood. Teknologi Pendidikan dalam bentuk apa yang bisa membantu semua pihak, bisa offline maupun online. “Para alumni Pascasarjana PBI UAD dan guru-guru bahasa Inggris di SLTP, SLTA untuk mengikuti secara daring,” ujarnya.

Pada bagian lain Akmal menyebutkan Magister PBI-UAD sebelumnya mengadakan kegiatan akademik Joint Thesis Writingdan International Student Mobility dengan universitas mitra di Filipina, Malaysia,Thailand dan negara lain juga dilakukan secara online termasuk program Credit Transfer, 22 Agustus kemarin. Program studi ini memperoleh bantuan dana dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti untuk kegiatan Credit Transferbagi mahasiswa. (Jay)

BERITA REKOMENDASI