Mencoba Masuk Yogya, 416 Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan TNI melakukan pengetatan penjagaan terhadap kendaraan bermotor (ranmor) meliputi sepeda motor, mobil dan bus yang hendak masuk ke wilayah DIY. Penjagaan di beberapa Pospam Operasi Ketupat Progo 2020, sebagai antisipasi kemungkinan masuknya pemudik dari berbagai wilayah ke DIY.

Empat Pospam Operasi Ketupat Progo 2020 mendapat perhatian khusus dari Kapolda DIY Irjen Pol Drs Asep Suhendar MSi dan dijaga ketat petugas gabungan, masing-masing Pospam Prambanan (Sleman), Pospam Bedoyo (Gunungkidul), Pospam Temon (Kuloprogo), dan Pospam Tempel (Sleman). Selain berjaga-jaga di Pospam Operasi Ketupat Progo 2020, petugas juga menelusuri ‘jalan tikus’ yang kemungkinan menjadi jalan pintas pemudik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasatya SIK MHum, Sabtu (09/05/2020) menyampaikan Operasi Ketupat Progo 2020 difokuskan pada penanggulangan penyebaran Covid-19, meliputi penggunaan masker dan sarung tangan bagi pengendaraan sepeda motor maupun mobil.

Selain itu, secara khusus petugas berusaha untuk ‘menghalau’ pemudik yang hendak masuk wilayah DIY. Hal itu sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, bahwa warga yang tinggal di wilayah zona merah tidak diperbolehkan mudik.

Agus Prasatya menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap kendaraan dari luar kota yang berniat masuk ke wilayah DIY. Pemeriksaan tak sebatas pada surat-surat kelengkapan kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM), melainkan terfokus pada identitas pengendara atau penumpangnya.

BERITA REKOMENDASI