Menkeu: MEA, Formula Hadapi Globalisasi

YOGYA (KRjogja.com) – Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) ini dinilai menjadi wadah yang tepat untuk bersama-sama menghadapi tantangan globalisasi tersebut dengan penguatan pasar domestik yang potensial untuk menyejahterakan anggota maupun masyarakatnya. 

Terlebih MEA harus siap menghadapi tantangan ekonomi eksternal pada 2017 antara lain kebijakan ekonomi Trump, Brexit, perlambatan ekonomi China dan Geopolitik dunia. "Melihat tantangan ekonomi eksternal pada tahun 2017 di tengah globalisasi ini justru menjadi kesempatan bagi pembuat keputusan atau kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. Salah satunya didukung kebijakan fiskal dan kebijakan moneter untuk menstimulasi perluasan fiskal dan moneter," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati di Yogyakarta, Jumat (25/11/2016).

Pertumbuhan ekonomi global dan pedagangan global dinilai masih akan tumbuh lambat, namun perekonomian di negara-negara yang tengah berkembang di kawasan ASEAN yang bergabung dalam MEA masih tetap tumbuh pasca krisis ekonomi global. MEA justru menjadi wadah yang solid untuk menghadapi globalisasi tersebut.
Terlebih pasca pemilihan Presiden AS, presiden terpilih sangat menggaungkan perang tarif hingga finance war dan sebagai negara adikuasa juga harus menghadapi tantangan globalisasi. Tidak terkecuali China yang kini justru menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi. 

"Globalisasi justru harus memberikan dampak menguntungkan bagi MEA karena dengan kerjasama ekononomi di kawasan regional ini mampu memberikan kesejahteraan masyarakatnya. Sinergi antara pemangku kepentingan baik pemerintah, sektor swasta, akademisi tidak hanya berdikusi tetapi merancang desain kemitraan yang lebih baik dalam MEA ini," tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyampaikan dengan terus memicu pertumbuhan ekonomi ini tentu akan semakin meningkatkan produktivitas dan persaingan.  Pertumbuhan ekonomi tersebut juga harus dipastikan dapat meningkatkan kesejahteran masyarakatnya. Sebelumnya 10 negara anggota ASEAN telah sepakat untuk mewujudkan MEA dengan empat pilar yaitu pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi berdaya saing tinggi, kawasan dengan pembangunan ekonomi yang setara dan kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global. (Ira)

BERITA REKOMENDASI