Menkop Tinjau Langsung Vaksinasi bagi Pelaku UMKM di JEC

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) RI, Teten Masduki melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, bagi pelaku UMKM di gedung Jogja Expo Center (JEC), Kamis (8/4). Untuk vaksinasi kali ini diikuti oleh
523 pelaku UMKM di DIY. Vaksinasi Covid-19 bagi pelaku UMKM sangat penting untuk menggeliatkan perekonomian. Hal itu dikarenakan para pelaku usaha berhubungan dengan banyak orang.

“Vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha dibutuhkan untuk mendorong atau menggeliatkan perekonomian‎ sekaligus penting bagi kesehatan. Jadi keduanya harus berjalan beriringan.‎ Namun karena ketersediaan vaksin dari Kementerian Kesehatan terbatas, sehingga proses vaksinasi pelaku usaha dilakukan secara bertahap. Jadi kami mengikuti strategi vaksinasi yang ada di Kementerian Kesehatan,”kata Teten Masduki seusai meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (8/4).

Teten mengungkapkan, dalam vaksinasi di JEC protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik. Karena semua prosesnya sudah sesuai dengan protokol kesehatan, mulai dari pendaftaran hingga antrian untuk mendapatkan vaksin. Selain melakukan pemantauan secara langsung di DIY, sebelumnya pihaknya juga memantau vaksinasi pelaku UMKM di Jakarta. Untuk DIY jumlah pelaku UMKM yang ikut vaksinasi di JEC ada 523 pelaku UMKM. Adapun jumlah total yang ikut vaksinasi massal d JEC sekitar 10.800, termasuk, pelaku pariwisata, abdi dalem, dan lansia.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, menyatakan,‎ vaksinasi bagi pelaku usaha UMKM tersebut dilakukan selain dengan pertimbangan kesehatan juga untuk mendorong pemulihan ekonomi di DIY. Karena dengan adanya vaksinasi para pelaku UMKM akan merasa aman sekaligus bisa memberikan kenyamanan bagi konsumen saat bekerja. Untuk kali ini pelaku usaha yang diperioritaskan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 adalah yang berhubungan dengan banyak orang termasuk wisatawan. Karena itu sebelumnya juga pelaku usaha di kawasan Malioboro dan sekitarnya sudah mendapatkan prioritas.

BERITA REKOMENDASI