“Menyaners” Se-Indonesia Bahas Atlantis, Dipercaya Ada di Selatan Jawa

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Menyaners, sebutan untuk pemerhati sejarah dan budaya peradaban bangsa berkumpul secara daring Rabu (21/4/2021) malam lalu. Mereka berdialog, membahas raibnya benua Atlantis, yang dipercaya ada di selatan Pulau Jawa juga tanda-tanda alam lainnya.

Agung Bimo Sutejo, salah satu pegiat Kopi Atlantis mengungkap komunitas tersebut merupakan forum sambung rasa secara daring yang diadakan secara periodik setiap 3 bulan sekali. Acara tersebut diadakan oleh Atlantis Research Center untuk membahas tentang eksistensi Atlantis yang sejatinya dipercaya ada di selatan pulau Jawa.

“Di penghujung jaman Kala Bendu dan menyongsong masuknya ke Kala Suba, terdapat banyak tanda jaman yang sudah di-jangka-kan, sudah terjadi, sedang terjadi, dan akan terjadi. Secara bersama-sama kami mencermati dan membicarakan tanda jaman yang akan terjadi sebagai aplikasi dari Eling lan Waspada,” ungkapnya pada KRjogja.com, Jumat (23/4/2021) malam.

Kopi Atlantis sendiri saat ini sudah mencapai edisi ke-50, setelah resmi terbentuk pada 20 Mei 2020 lalu. Setiap Rabu malam, komunitas tersebut bertemu secara daring untuk membicarakan hal-hal menarik seputar alam dan tanda-tandanya.

“Kemarin kami ambil judul Angkringan Brantas, kami menelaah bahwa berdasar penelitian menyan dan peta kuno, Kali Brantas berada di bawah Jabodetabek. Acara kemarin diikuti 80 lebih partisipan dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Bojonegoro, Maluku, Bengkulu, Medan, Kep Kei dan lain sebagainya, bahkan ada juga yang dari Hongkong,” sambungnya lagi.

BERITA REKOMENDASI