Merapi Dikabarkan ‘Menggembung’, Ini Penjelasan BPPTKG

YOGYA, KRJOGJA.com – Gunung Merapi dilaporkan mengalami deformasi. Gunung tersebut menggemuk atau terjadi penggembungan di tubuh gunung yang menunjukkan adanya aktivitas magma naik ke permukaan.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida menjelaskan deformasi memang terjadi di Merapi saat ini. Tercatat, sejak 26 Juni hingga 2 Juli lalu, ada perubahan yang ditandai pemendekan jarak tunjam sebesar kurang lebih 2 sentimeter. “Pemendekan jarak tunjam ini terlihat dari metode EDM. Bisa dibayangkan di lereng Merapi dipasang cermin, lalu jarak cermin ke alat EDM diukur setiap hari. Saat gunung mengalami inflasi (menggembung), maka jarak antara cermin dan alat akan memendek,” ungkap Hanik pada wartawan melalui penjelasan tertulis, Kamis (9/7/2020).

BERITA REKOMENDASI