Merapi Menggembung, Sultan Ingatkan Kesiapan Jalur Evakuasi

Secara khusus, Sultan memberikan perhatian pada jalur-jalur evakuasi yang ada di kawasan lereng Merapi agar benar-benar disiapkan maksimal. Pasalnya, ada beberapa laporan kerusakan akibat jalur evakuasi dilalui truk-truk pengangkut pasir.

“Jalur evakuasi juga sangat penting karena di level Waspada itu jalur tidak ada yang boleh rusak karena kan parkir saja sudah harus menghadap ke selatan tidak boleh ke utara dan jalan harus sudah bagus. Harus bisa dilalui dengan kecepatan 80 kilometer per jam. SOP ini Pemkab Sleman seharusnya sudah tahu,” tandas dia.

Sebelumnya diberitakan Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida menjelaskan terjadinya deformasi di Merapi saat ini. Tercatat, sejak 26 Juni hingga 2 Juli lalu, ada perubahan yang ditandai pemendekan jarak tunjam sebesar kurang lebih 2 sentimeter (selama kurun waktu tersebut).

Pemendekan jarak tunjam ini terlihat dari metode EDM yakni pemasangan cermin di lereng Merapi, lalu jarak cermin ke alat EDM diukur setiap hari. Saat gunung mengalami inflasi (menggembung), maka jarak antara cermin dan alat akan memendek.

Aktivitas ini sangat lazim terjadi pada sebuah gunung berapi. Jarak aman untuk aktivitas pun tetap sama, di luar 3 kilometer dari puncak Merapi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI