Merdeka Belajar Sejalan dengan Ajaran Tamansiswa

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Konsep ‘Merdeka Belajar’ yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sejalan dengan ajaran Tamansiswa dari Ki Hadjar Dewantara. Dalam ajaran Tamansiswa, sistem pengajaran ditujukan untuk mendidik anak menjadi manusia yang merdeka batinnya, merdeka pikirnya dan merdeka tenaganya.

Demikian dikatakan, Wakil Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa sekaligus Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Ki Drs H Pardimin PhD dalam acara Jagongan Merdeka bertema ‘Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka’ di Ruang Senat, Kantor Pusat UST, Jalan Batikan Tuntungan Yogyakarta, Sabtu (7/3). Acara diselenggarakan Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa bersama UST menghadirkan tiga pembicara, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Drs HM Idham Samawi, PLT Dirjen Dikti Kemendikbud RI, Prof Dr Nizam, Kepala LLDikti Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari dipandu moderator Sekjen Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Dr Saur Pandjaitan XIII MM.

Menurut Pardimin, bisa dikatakan Merdeka Belajar ini merupakan konsep lama dari Tamansiswa yang diaktualisasikan kembali oleh Mendikbud. Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa siap berkoordinasi dan berkontribusi ‘urun rembug’ terkait kebijakan-kebijakan agar konsep Merdeka Belajar dari Mendikbud menjadi lebih baik lagi.

BERITA REKOMENDASI