Meriah, Tapi Tidak Gegap Gempita

TAMPIL menggebu-gebu. Gebukan drum dan petikan gitar juga terlihat memukau. Gaya sang vokalis pun tak kalah seru. Tapi, tidak ada gegap gempita dan euforia berlebihan dari pentas itu.

Bahkan ketika berada di dekat panggung pun, suasana sebuah pentas musik yang hingar bingar tidak begitu nampak meski secara visual, tata lampu dan set dekorasi cukup gemerlap. Begitulah gambaran singkat suasana pentas yang terjadi di Panggung Senyap yang ada di areal penyelenggaraan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 28 di Kompleks Taman Kuliner Condongcatur Sleman, Sabtu (27/08/2016) malam.

Tidak ayal, sajian konsep unik dari sebuah pertunjukan ini mengundang perhatian cukup tinggi dari pengunjung. Mereka hanya mengangguk-angguk tanpa ikut berjoget. Yang menonjol, pengunjung menggunakan piranti earphone di telinga mereka. Seperti sedang mendengarkan musik dari perangkat genggam yang dimiliki, mereka begitu asyik dengan suguhan yang diberikan.

"Panggung Senyap merupakan konsep panggung pertunjukan tanpa tata suara. Penonton akan diberikan sebuah fasilitas untuk dapat menikmati pertunjukan ini," ucap Ketua Umum FKY 28 Ishari Sahida dijumpai sela acara.

Pada konsep ini, panggung dijadikan wahana eksperimental memprivatisasi keriuhan audio panggung dari publik ke dalam earphone audiens melalui frekuensi radio yang dipancarkan secara lokal dalam radius venue FKY. Sehingga mau tidak mau pengunjung yang ingin menikmati musik harus datang ke lokasi. (M-5)

BERITA REKOMENDASI