Meski DIY Terbaik Menangani Covid-19, Harus Hati-hati Terima Wisatawan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski DIY dianggap terbaik dalam menangani pandemi Covid-19, namun untuk sementara jangan gampang menerima wisatawan rombongan. Informasi yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) DIY bakal datang puluhan bus wisata dengan penumpang kapasitas penuh.

“Padahal aturannya, hanya 70% saja penumpangnya” kata Sekda DIY Baskoro Aji, kepada KRJOGJA.com Kamis (16/07/2020) malam.

Karena itu, untuk wisatawan perorangan tidak ada ada masalah. Kalaupun bus, harus sesuai protokol kesehatan. Semuanya tetap dengan standar protokol kesehatan yang benar.

Sementara itu Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobi Ardyanto mengatakan komitmen DIY tersebut bukan berati DIY menolak wisatawan. Tetap menerima, namun harus sesuai aturan kesehatan. Gubernur DIY sudah mengeluarkan aturan tersebut. Kepercayaan DIY sebagai provinisi terbaik menangani pandemi, seharusnya tetap dijaga.

Seperti anjuran Gubernur DIY, masyarakat harus tetap waspada dan jangan lengah. Karena dalam penanganan Covid-19 masyarakat sebagai subyek, penentu berhasil tidaknya mengatasi pandemi. Sekda DIY tersebut juga meminta kepada pengelola destinasi wisata agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Gubernur sudah membolehkan dibuka, tetapi bertahap dan harus melalui simulasi dalam penanganan protokol kesehatan” katanya.

Ia meminta penjual angkringan di beberapa tempat lokasi wisata, tetap melaksanakan protokol kesehatan. Karena terlihat masih banyak yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. Ia khawatir jika terjadi klaster wisata di Yogya, akan meruntuhkan pariwisata DIY. (Ioc)

BERITA REKOMENDASI