Meski Sudah Divaksin, Harus Jaga Imunitas Tubuh

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRjogja.com – Walaupun seseorang sudah divaksinasi Covid-19, namun tetap harus menjaga imunitas tubuh. Sebab masalah Covid-19 di Indonesia masih belum dapat diatasi sesuai harapan. Pascaprogram vaksinasi di Indonesia, penyebaran Covid-19 masih belum turun signifikan.

Demikian diungkapkan Dr dr Erlina Burhan MSc SpP(K) dalam virtual talkshow kesehatan ‘Pentingnya Menjaga Imunitas Tubuh Meski Sudah Divaksinasi’, Rabu (28/4) di Jakarta.

Dikatakan, masyarakat harus diingatkan untuk tetap menjalankan 5M dan juga menjaga imunitas tubuh adalah sesuatu yang penting, agar pencegahan bisa benar-benar dilaksanakan. Tidak mengherankan jika saat ini Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Selain memperluas cakupan vaksinasi, kampanye 5M, larangan mudik, sampai menutup Visa India.

Erlina menambahkan, sebenarnya Indonesia bisa belajar dari India, yang baru-baru ini mengalami tsunami Covid-19, hingga jumlah kasus yang terinfeksi mencapai 200.000 perharinya. Bahkan, angka kematian akibat Covid-19 juga meningkat.

“Ini terjadi karena masyarakat abai dengan protokol kesehatan dan karena mereka merasa sudah divaksin. Belajar dari India, maka vaksin bukan segala-galanya. Kalau sudah divaksin, jangan euforia dan abai dengan prokes,” ujarnya.

Dr dr Gatot Soegiarto SpPD-KAI FINASIM juga menegaskan tidak ada perlindungan yang sifatnya seratus persen dari vaksin. Dikatakan, dalam kondisi sekarang, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mensyaratkan memberikan perlindungan 50 persen saja melalui vaksin sudah bisa dilakukan. Perlindungan 50 persen artinya kalau dibandingkan orang yang tidak divaksin, orang yang divaksin risiko tertularnya 50 persen lebih rendah.

BERITA REKOMENDASI