Dibangun Empat Lantai, Pasar Prawirotaman Dikelola Modern

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA – Proyek rehabilitasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta ditargetkan akan selesai pada bulan Agustus. Nantinya Pasar Prawirotaman akan dibangun 4 lantai dengan 1 basement, sehingga nantinya pasar tradisional ini bakal dikelola secara modern.

Berlanjutnya pembangunan pasar ini karena merupakan salah satu proyek strategis pemerintah pusat, yang dibiayai APBN, sesuai dengan Peraturan Presiden RI No 64 tahun 2018. Terjadinya wabah Covid-19, hanya mengakibatkan penundaan sekitar 2 bulan dari rencana selesai bulan Juni 2020.

“Saat ini, progres pembangunan Pasar Prawirotaman sudah 82,429 persen. Pasar yang dibangun dengan biaya Rp 57,616 miliar ini akan menampung 619 pedagang,” ujar Kepala Satker Pelaksana Prasarana Pemukiman DIY, Arif Wayu Syahbani.

Rehabilitasi Pasar Prawirotaman menjadi proyek strategis, berawal dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Yogyakarta, berapa tahun lalu. Saat menginap di Istana Negara Gedung Agung, Jokowi mendapat usulan dari Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, mengenai rehabilitasi Pasar Tradisional Prawirotaman yang kumuh agar menjadi baik sesuai dengan kawasan wisatawan di sekitarnya. Usulan ditindaklanjuti Presiden untuk kemudian pelaksanaannya dilakukan Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah (BPPW) DIY, institusi di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Penataan Bangunan Lingkungan DIY, Affi Trianto ST MT, karena bertingkat dan diperuntukkan bagi pasar berkonsep modern, maka bangunan di desain dengan struktur beton bertulang, dengan 4 lantai dan 1 lantai basemen yang nantinya difungsikan sebagai area parkier kendaraan. Untuk lantai 1 sampai 3, akan difungsikan menjadi area pedagang berniaga.

BERITA REKOMENDASI