Minta Relokasi Ditunda Hingga Lebaran, PKL Malioboro : Biar Kita Cari ‘Sangu’ Dulu

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro mendatangi kantor DPRD DIY, Rabu (26/01/2022) dengan tuntutan penundaan relokasi di dua lokasi baru, baik di eks Dinas Pariwisata DIY dan eks Bioskop Indra. Para pedagang meminta untuk pindah setelah Lebaran karena baru saja memulai kegiatan setelah diterpa pandemi.

Ketua Pansus DPRD Kota Yogyakarta, Foki Ardiyanto mengatakan sebagian PKL yang belum mau direlokasi memiliki alasan. Menurut dia, PKL bukan meminta penundaan tiga tahun namun hanya hingga setelah Lebaran.

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Ketua Paguyuban Angkringan Malioboro, Yati Dimanto yang mengungkap penundaan relokasi hingga Lebaran nanti sangat diharapkan PKL Malioboro. Para PKL merasa baru bangkit ekonominya pasca pandemi.

“Kami kan abis terpuruk saat pandemi dua tahun. Sekarang kan pandemi belum selesai biar kita punya sangu untuk relokasi nanti,” tandasnya,” ungkapnya.

PKL merasa belum mengetahui kondisi di tempat baru yang membuat mereka harus terkesan gambling. Mereka khawatir jualan akan sepi dari pembeli atau wisatawan.

BERITA REKOMENDASI