Minta Relokasi Ditunda Hingga Lebaran, PKL Malioboro : Biar Kita Cari ‘Sangu’ Dulu

Editor: Agus Sigit

Sementara, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menegaskan Pemda tidak akan lagi menunda relokasi sebanyak 1.838  PKL Malioboro. Setelah wilujengan atau syukuran, relokasi akan dimulai 1-7 Februari 2022 mendatang secara bertahap.

“Kita sudah pernah menunda-nunda, besok adalah hari pertama, sekarang adalah hari pertama. Kalau ada masalah ya kita selesaikan, kalau kita tidak segera lakukan, kapan lagi,” ungkap Aji.

Pemda DIY, menurut Aji memastikan tidak akan ada pedagang baru yang berjualan di kawasan pedestrian Malioboro. Pemilik toko pun ditegaskan untuk tidak berjualan di pedestrian pun barang yang dijual di toko pun harus sesuai ijin usaha yang disampaikan ke Pemkot Yogyakarta.

“Kalau ada yang menjual tidak sesuai ijin usaha, ya kewenangan pemkot untuk penegakan. Misal ijinnya jualan sandang tapi yang dijual lotis ya harus ada ijin baru,” tegasnya.

Khusus untuk PKL yang direlokasi di eks Dinas Pariwisata, mereka akan ditempatkan di shelter tersebut selama dua tahun kedepan. Setelah itu mereka akan ditempatkan di lokasi baru yang disiapkan.

“Namun kita belum bisa memberikan informasi terkait lokasi baru nanti. Dua tahun ke depan akan ditempatkan di eks Dinas Pariwisata,” tandas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI