Misi Pemuda Muhammadiyah Kota Jogja, Jadi Buah Tak Kenal Musim

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepengurusan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Yogyakarta periode 2018 – 2022 telah resmi dilantik Minggu (26/5/2019) lalu di Balaikota Yogyakarta. Berbagai harapan bagi anak-anak muda Muhammadiyah pun tersampaikan berbalik janji dari kepengurusan baru yang berikrar membawa manfaat. 

KRjogja.com berkesempatan berbincang dengan Ketua PDPM Kota Yogyakarta periode 2018 – 2022 Sholahuddin Zuhri yang telah secara resmi menjabat. Bagi Zuhri, menjadi anak muda adalah masa di mana tantangan datang dan berusaha diurai. 

Zuhri pun mengibaratkan bahwa kader Pemuda Muhammadiyah harus menjadi buah yang tak kenal musim. Perumpamaan tersebut, menyampaikan para pemuda Muhammadiyah harus bisa memberikan kemanfaatan dalam situasi apapun. 

“Kami ingin menjadi buah yang tidak tahu musim. Musim masalah tetap memberikan kemanfaatan, musim tekanan tetap memberikan kemanfaatan, musim dalam bentuk permasalahan yang ditimpakan pada generasi muda tetap memberikan kemanfaatan,” ungkapnya dalam bincang santai Kamis (30/5/2019). 

Untuk mendukung keinginan tersebut menurut Zuhri, kader Pemuda Muhammadiyah sudah selayaknya memiliki iman dan akhlak yang baik. Akhlak menurut dia tidak muncul begitu saja namun perlu proses yang lama untuk terbentuk dalam diri. 

“Kami memaknai bahwa akhlak adalah bunga, sedangkan Imam adalah sebagai akarnya. Akhlak tidak muncul begitu saja, Akhlak perlu digesek, perlu dibentuk. Kerikil yang digesek melalui proses hingga menjadi permata membutuhkan waktu yang lama. Pemuda yang selalu tertempa dan tergesek oleh peristiwa-peristiwa yang ada, maka tinggal menunggu kapan akan memperoleh manfaatnya dan menjadikannya seperti permata,” sambung dia. 

Dalam masa kepemimpinan hingga 2022 mendatang, Zuhri dan kawan-kawan berikrar untuk selalu menitikberatkan aktivitas bagi kebaikan dan kebenaran. Kesiapan bekerjasama dengan berbagai pihak akan dilakukan demi mewujudkan langkah-langkah kebaikan tersebut. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI