Mola TV Pegang Hak Siar EURO 2020, ‘Nobar’ Ilegal Terancam Sanksi Rp 4 Miliar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Global Media Visial yang membawahi Mola TV mensosialisasikan karya hak siar tayangan pertandingan sepakbola UEFA EURO 2020 yang akan dimulai 11 Juni 2021. 51 pertandingan akan dilaksanakan dengan 24 negara sebagai peserta dan 11 kota penyelenggaraan di seluruh Eropa.

Di Indonesia, Mola TV resmi memperkenalkan diri sebagai pemegang hak siar konten EURO 2020 ini. Mola melakukan sosialisasi untuk masyarakat DIY termasuk penyedia layanan ruang publik seperti hotel, mall, cafe hingga ruang terbuka lainnya.

Reza Anggakusuma, Legal Enforcement and Litigation Mola TV, mengatakan sosialisasi di Yogyakarta dilaksanakan sebagai upaya pemberitahuan khalayak terkait lisensi yang telah didapatkan Mola TV. Hal tersebut agar masyarakat atau pelaku usaha tidak melakukan pelanggaran hak cipta yang dimiliki Mola.

“Kami sosialisasikan bagi khalayak dan pelaku usaha publik atau komersial yang membuat orang berkumpul lebih dari satu meliputi lobi hotel, lounge, apartemen, cafe, kantin, restoran, bioskop, ruang karaoke, mall dan area publik lainnya seperti ruang pertemuan dan lapangan terbuka. Kami berharap masyarakat mengetahui tentang lisensi yang dimiliki Mola agar tidak terjadi pelanggaran hak cipta,” ungkapnya pada media, Kamis (27/05/2021).

Reza mengatakan bawasanya Mola aktif melakukan pemantauan baik secara daring maupun luring dan akan melakukan penindakan tegas di lapangan termasuk di wilayah DIY. “Ketika tidak ada ijin dan kerjasama, maka penyelenggara dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan perundangan yang berlaku,” tambahnya.

Mola menurut Reza di sisi lain sudah mempersiapkan platform kerjasama untuk pihak-pihak yang hendak mengadakan kegiatan menyaksikan bersama yakni melalui registrasi PT Mitra Media Integrasi (MIX). Adapun pihak yang melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi baik pidana maupun denda hingga Rp 4 miliar.

“Untuk setailnya bisa dilihat langsung melalui molalivearena.com. Harapannya tidak ada pelanggaran yang terjadi kedepan. Kalau ada pelanggaran, ini cukup berat sanksinya sesuai UU nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Ada sanksi pidana paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp 4 miliar,” tandas dia.

Sementara, Bobby Christoffer, COO MIX menambahkan, pihaknya diberikan kewenangan mengelola program Mola Live dengan siaran EURO 2020 menjadi salah satunya. Seluruh pertandingan (51 match) akan disiarkan secara langsung termasuk 12 pertandingan unggulan yang hanya bisa diakses melalui Mola TV.

“Cara gabung kerjasama ini sangat mudah, tinggal menghubungi kami saja dan kami akan bantu. Setiap venue yang sudah registrasi akan tercantum di molalive.com sehingga akan memudahkan dan di sisi lain bermanfaat untuk tempatnya juga,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI