Motor Kustom Karya Anak Yogya Raih Penghargaan di Jepang

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dua motor kustom karya anak Indonesia yakni The Falcon dari Queenlekga Choppers Yogyakarta dan RCG 545 Chopper karya Ndra King Bandung mendapat penghargaan bergengsi di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 Jepang yang diselenggarakan Sabtu (02/12/2018) lalu. The Falcon meraih FKC Mooneyes Pick Picks Award dan Mooneyes Cool Pick Award sementara RCG 545 meraih Mooneyes Cool Pick Award.

Seperti diketahui KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 memberangkatkan 8 motor kustom terbaik didukung oleh BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), yakni The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai buatan Psychoengine (Purwokerto) My Baager dan Drakon (Imagineering Customs Jakarta), Badak Agung dan Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali), RCG 545 Chopper (Ndra King Bandung), Gerald 22 Geges Garage (Pekanbaru). Jumlah peserta di Yokohama kali ini terbilang cukup banyak hingga 400 motor.

Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi mengungkap rasa bangga atas raihan dua motor Indonesia meski diakui bukan menjadi misi utama. Menurut dia, Indonesian Attack 2018 telah diakui pemerintah yang hadir langsung di event Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 Jepang.

“Kami puas dan menjadi sebuah hal yang membanggakan karena negara hadir di samping kami. Ke depannya kami ingin duduk bareng membuat road map perkembangan dunia kustom kulture di Indonesia. Terima kasih untuk BEKRAF yang telah membuka mata bahwa sub sektor ekonomi kreatif di bidang rancang bangun kendaraan menjadi salah satu andalan Indonesia di dunia,” ungkap Lulut pada wartawan Selasa (04/12/2018).

Terkait hasil yang dicapai oleh Queenlekha Choppers dan Ndra King, Lulut mengisyaratkan bahwa karya builder Indonesia kini telah mendapat pengakuan dari negara lain. Hal tersebut menjadi sinyal positif semakin baiknya kualitas karya builder Indonesia.

“Kami berbicara langsung dengan beberapa builder serta pelaku di dunia kustom kulture lainnya, bahwa tahun ini kualitas pesertanya jauh lebih meningkat. Tujuan utama KUSTOMFEST Indonesian Attack bukan hanya soal kemenangan namun lebih dari itu bagaimana mengangkat kreativitas dari keberagaman builder dalam berkarya agar menjadi sebuah kekuatan Indonesa di dunia internasional sekaligus meningkatkan kualitasnya. Kami hanya memberikan ruang mewadahi potensi yang dimilliki Indonesia untuk kemudian mengajak partisipasi berbagai pihak termasuk pemerintah dalam mendukung kiprah mereka ke level dunia,” pungkasnya.

Queenlekha sendiri merupakan bengkel anak-anak muda Yogyakarta yang dua tahun terakhir selalu ikut dalam ajang di Yokohama. Prestasi yang diraih tersebut semakin menancapkan nama Queenlekha di jajaran bengkel kustom papan atas Indonesia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI