Muhammadiyah Kekurangan Kader Tangguh

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Muhammadiyah sebenarnya kekurangan kader yang tangguh. Khususnya kekurangan kepala sekolah yang tangguh. Maka tidak mengherankan banyak kepala sekolah Muhammadiyah, meski sudah purna diperpanjang jabatannya.

Demikian diungkapkan Drs H Akhid Widi Rahmanto, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyajarta saat Penyerahan Sertifikat kepada 21 Kepala Sekolah Muhammadiyah 2021 di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Jalan Kapas, Semaki, Kamis (26/08/2021). Dalam kesempatan itu, H Giyok Sutanto SH menyampaikan laporan penyelenggaraan Diklat Calon Kepala Sekolah (Cakep) yang berlangsung sejak April – Juni 2021 dan Drs H Aris Thobirin MSi menyampaikan motivasi kepada para Kepala Sekolah Muhammadiyah.

Penyerahan di Sertifikat Calon Kepala Sekolah dilakukan oleh Drs H Akhid Widi Rahmanto, Drs HS Giyok Sutanto SH, Drs Joko Susilo MPd dan Drs Aris Thobirin MSi. Menurut Akhid Widi Rahmanto, mencari kepala sekolah yang tangguh tidaklah mudah.

“Maka 21 orang yang menerima sertifikat ini segera dilibatkan dan diberdayakan,” ujarnya. Dalam situasi seperti sekarang, situasi modern literasi digital sangat penting. “Kalau kepala sekolah tidak memiliki literasi digital yang baik bisa keponthal-ponthal,” katanya.

Sedangkan H Giyok Sutanto dalam kesempatan itu melaporkan antara lain, peserta diklat diseleksi dari 30 orang, diseleksi lagi jadi 25 orang, diseleksi LPMP terpilih 21 orang. “Diklat di LPMP dan LP3KS sejak April – Juni 2021 dari 21 orang dinyatakan lulus semua,” ucapnya. Ditambahkan dari 21 orang, 14 orang berasal dari SD Muhammadiyah, 7 orang dari SMP/setingkat Muhammadiyah. (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI