Mulai Dilaporkan Polisi Hingga Dilarang Ceramah, Siapakah Sosok Gus Muwafiq?

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com –  Pemberitaan pekan lalu dipanaskan dengan kabar dilaporkannya Gus Muwafiq ke polisi oleh Amir Hasanudin dari DPP Front Pembela Islam (FPI) dan Salman Al Farisi. Hal ini dipicu ceramah Gus Muwafiq yang disebut menghina Nabi Muhammad SAW.

Buntut dari pelaporan tersebut di Solo terjadi aksi penolakan dari salah satu ormas jika Gus Muwafiq akan mengisi pengajian. Aksi ini juga merembet menimbulkan gesekan berujung bentrok dengan massa saat melintasi kantor PCNU. 

Lalu sebenarnya siapakah sosok Gus Muwafiq ini? 

Seperti dilansir dari Wikipedia, K.H. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq lahir di Lamongan, 02 Maret 1974. Diketahui adalah salah satu ulama Nahdlatul Ulama' (NU) yang kini tinggal di Sleman, Yogyakarta. 

Karena kedalaman ilmu dan kemampuan berorasi, Gus Muwafiq salah menjadi satu orator NU zaman sekarang. Selain ulama' yang faham ilmu agama, Gus Muwafiq juga mendalami berbagai ilmu lain, salah satunya ilmu sejarah dan peradaban yang disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah diterima. Gus Muwafiq diketahui juga pernah menjabat sebagai asisten pribadi KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), termasuk saat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Gus Muwafiq diketahui menimba ilmu pendidikan islam di beberapa pesantren. Sehingga pemahaman keagamaannya yang dimiliki sangat mumpuni dan khas dengan pemahaman Islam yang dianut mayoritas muslim Indonesia. Gus Muwafiq sangat sering membahas isu-isu terbaru dan memberikan penjelasan secara rinci yang mudah diterima.

Gus Muwafiq juga dikenal sebagai Kyai dengan pemahaman sejarah yang sangat mendalam, mulai sejarah peradaban manusia secara umum, sejarah Agama Islam pada masa kenabian, hingga sejarah Nusantara. Begitu pun sejarah agama Islam di Indonesia, mulai awal perkembangan hingga saat ini. Gus Muwafiq dapat menjelaskan dengan jelas dan mudah difahami tentang setiap maksud dan makna filosofis dari setiap ajaran dan anjuran para kyai tentang khas dakwah di Nusantara.

Ulama ini dikenal dengan ciri khas bersuara lantang dan berambut gondrong. Ia dikenal sebagai seorang orator sejak menjadi aktifis mahasiswa saat kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. (*)

 

BERITA REKOMENDASI