Murid SD Marsudirini Jalani Pengenalan Sekolah dari Rumah

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY memutuskan perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19 hingga akhir Juli mendatang. Pemda DIY pun memastikan sekolah menjadi tempat paling akhir buka kembali sebelum situasi benar-benar aman tanpa penambahan kasus positif.

Hal ini disikapi dengan tepat oleh banyak sekolah salah satunya SD Marsudirini, salah satu sekolah di Kota Yogyakarta yang telah berusia 100 tahun. Memulai tahun ajaran baru 2020/2021 pada 13 Juli kemarin, seluruh siswa masih harus merasakan sekolah dari rumah.

Kepala SD Marsudirini, FX Oktaf Laudensius mengungkap seluruh siswa masih menjalani sekolah dari rumah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus yang masih terjadi sekaligus menaati himbauan pemerintah. Di fase awal masuk yakni Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, siswa diajak masuk ke sekolah melalui gawai masing-masing di rumah.

“Siswa di rumah mengenakan seragam lengkap (kemarin) merah putih dan tanda pengenal. Mereka mengikuti jalannya upacara tahun ajaran baru pukul 07.00 di rumah. Meskipun tidak mengikuti secara langsung di sekolah tapi mereka tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Ini tampak dari yang mengikuti siaran langsung di instagram dan facebook. Hari ini juga siswa mengenakan seragam lengkap dan mengikuti pengenalan sekolah dari rumah,” ungkapnya pada wartawan Selasa (14/7/2020).

Para guru yang harus menyusun banyak hal baru dalam metode penyampaian. Mereka mengisi konten siaran langsung melalui kanal Instagram dan Facebook agar siswa merasa antusias dan senang mengikuti proses meski dari rumah.

“Pengenalan sekolah ini kami laksanakan selama tiga hari sampai besok 15 Juli. Kami kenalkan sekolah, juga kenalkan guru-guru yang akan mengajar di kelas baru. Dalam kondisi apapun, kami berharap anak-anak bisa mengembangkan talenta dan kemampuan yang dimiliki,” sambung Oktaf. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI