Museum Dukung Perkembangan Kebudayaan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sukses gelaran Peringatan Hari Museum Nasional ke-6 di Yogya dan Perayaan Ulang Tahun ke-50 Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY memiliki nilai strategis membantu perkembangan kebudayaan dalam skala nasional maupun internasional.

“Juga menguatkan kesadaran dan komitmen kita bersama, untuk mampu mengemas koleksi museum dari masa silam menjadi pelajaran untuk masa kini dan masa mendatang,” ucap Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang hadir virtual saat Puncak Peringatan Hari Museum Indonesia di Gedung Societiet Taman Budaya Yogyakarta, Selasa (12/10/2021) malam.

Menurut Sultan koleksi-koleksi museum tidak harus berupa benda-benda kuno, koleksi-koleksi terbaru juga perlu dipresentasikan sebagai bentuk inovasi dan kreativitas. “Sehingga koleksinya terus berkembang dan relevan,” ucap Sultan.

Turut hadir memberikan sambutan secara virtual Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Putu Supadma Rudana. Sedang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno memberikan sambutan saat Webinar Internasional pagi sebelumnya.

Hadir secara prokes di Societeit Taman Budaya, Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo, Ketua Panitia GKR Bendara, tamu undangan dari AMI berbagai daerah di Indonesia dan tokoh-tokoh museum. “Museum di Indonesia menghadapi tantangan sangat berat dua tahun belakangan namun mampu memperlihatkan ketangguhannya menghadapi efek panjang pandemi, dengan telah memanfaatkan TI,” ucap Putu SR

Sedang Nadiem menyebutkan Indonesia memiliki 509 museum dan terus bertambah seiring tumbuhnya kesadaran pentingnya museum. “Museum adalah sumber pengetahuan tentang asal-usul kita sebagai suatu bangsa, dan sumber kekuatan kita untuk membangun masa depan,” tegas Nadiem.

Puncak acara juga diisi pemutaran video mengenang Tokoh Budaya dan Permuseuman Soedarmadji Joan Henry Damais dan profil Moh Amir Sutaarga, Bapak Permuseuman Indonesia. Serta dilanjutkan peluncuran buku Pancadasa Warsa Kencana Barahmus. Sebagai penutup digelar pagelaran ketoprak dengan lakon Prajna Paramitha yang didukung Dinas Kebudayaan DIY dengan Danais.

Peluncuran buku ‘Pancadasa Warsa Kencana Barahmus’ dengan penyerahkan buku oleh Ketua Tim Penyunting Dr Drs. Hajar Pamadi, MA Hons didampingi Ketua Umum Panitia FMY 2021 GKR Bendara kepada Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo, yang kemudian diserahkan pada para pendukung buku Direktur Otorita Borobudur Ir Endah Yuanita MM dan Kepala Museum Benteng Vredeburg Drs Suharja.

Ketua Panitia GKR Bendara menyebutkan rangkaian acara selama dua bulan penuh dari 7 Agustus 2021 mendapatkan animo cukup besar dari masyarakat bukan hanya di Yogya namun juga skala nasional. “Menjadi momentum yang tepat untuk mengajak rekan-rekan permuseuman untuk bersama sama repackaging culture, repackaging museum, karena tidak ada budaya dan sejarah yang kuno hanya kemasannya lah butuh perubahan,” Terang GKR Bendara dalam laporannya. (Vin)

BERITA REKOMENDASI