Musim Pancaroba, Kebutuhan Pendingin Ruangan Meningkat

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Musim pancaroba yang saat ini sedang terjadi, menyebabkan kebutuhan akan alat pendingin ruangan (AC) meningkat. Perubahan cuaca yang cukup ektrem (panas, hujan), membuat masyarakat membutuhkan AC untuk kenyamanan, terutama saat di rumah.

Adi Martiana, Head of Branch Yogyakarta, PT Panasonic Gobel Indonesia mengatakan, cuaca di Yogyakarta pada Oktober lebih panas dibanding bulan sebelumnya (September). Kondisi cuaca panas ini menaikkan penjualan AC Panasonic mencapai 14 persen. 

"Masyarakat butuh AC agar nyaman di rumah," terang Adi kepada wartawan disela peluncuran AC Panasonic 'si-BiRU' di Panasonic Air Conditioning Training Centre, Jalan Magelang Yogyakarta, Jumat (16/11/2018). Turut hadir COO Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia, Hideki Kitazawa.

Peningkatan penjualan juga terlihat untuk Produk AC Panasonic 'si-BiRU' yang baru masuk pasar pada Oktober ini. Menurut Adi, stok yang ada di toko rata-rata tinggal 60 persen, itu artinya 40 persen sudah terjual. "Toko-toko sudah mulai mengajukan permintaan lagi untuk produk AC si-BiRU," katanya.

Heribertus Ronny, Assistant General Manager Air Conditioner, PT Panasonic Gobel Indonesia mengatakan, AC saat ini boleh dibilang sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pasalnya, saat bekerja di kantor atau kuliah, masyarakat sudah terbiasa dengan AC, sehingga saat di rumah juga butuh AC. "Panasonic menghadirkan AC yang lebih tangguh dan tahan perubahan cuaca ektrem, yaitu AC si-BiRU," katanya.

Dijelaskan Ronny, AC si-BiRU Panasonic memiliki berbagai kelebihan. AC ini mampu beroperasi pada tegangan listrik yang tidak stabil dan rendah hingga 160V. Hal ini membuat AC terlindungi dari penurunan tegangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dilengkapi dengan lapisan Blue Fin di evaporator dan condensor, AC si-BiRU ini menjadi tangguh dan tidak bocor. 

"AC si-BiRU ini dapat berumur panjang karena menggunakan material khusus 'SuperDyma' yang mampu bertahan walaupun dalam kondisi cuaca ekstrim sekalipun." katanya. (Dev)

 

AC

BERITA REKOMENDASI