Muslimat NU DIY Luncurkan Program PAUD Berbasis Budaya

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Arus globalisasi yang begitu cepat membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Akan tetapi, pengaruh majunya teknologi informasi tersebut juga memiliki pengaruh negatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang perlu mendapat perhatian serius.

Hal itulah yang mendasari Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU DIY meluncurkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Berbasis Budaya untuk ratusan PAUD, TK/RA Masyitoh di lingkungan Yayasan Pendidikan Muslimat NU DIY. Hal tersebut sebagai benteng generasi penerus bangsa agar tetap mengenal budayanya sendiri serta membekali mereka dengan kearifan lokal.

"Program ini sebenanya bukan hal baru karena selama ini lembaga pendidikan di bawah Muslimat NU sudah memiliki pengajaran kultur budaya. Hanya saja kegiatan tersebut belum banyak diketahui secara luas sehingga butuh sosialisasi secara terbuka untuk mengenalkannya," tutur Ketua PW Muslimat NU DIY Hj Lutfia Dewi Malik dijumpai KR

sela Rapat kerja Wilayah serta Peringatan Harlah ke-72 Muslimat NU di Asrama Haji Ringroad Utara Sleman, Jumat (30/3).

Menurut istri Prof Malik madani tersebut, jika budaya lokal yang penuh kearifan tidak dikenalkan sejak dini, niscaya generasi muda makin jauh dari lokalitasnya. Padahal di era saat ini, peran budaya sangat besar untuk membentengi generasi muda dari globalisasi dan pergaulan yang semakin bebas.

"Jika anak tumbuh tanpa dibarengi pendidikan karakter yang baik, bukan tidak mungkin mudah terbawa arus radikalisme dan paham ekstrim lain. Hal itu tentu dapat membahayakan NKRI di kemudian hari," tegasnya.

Terpisah, Ketua Panitia kegiatan Hj Siti Rohmah Nurhayati menjelaskan, dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada mantan guru PAUD, TK/RA Masyitoh yang saat ini sudah purna tugas. Selain itu juga diserahkan sejumlah penghargaan pada kepala sekolah maupun pengelola PAUD yang sudah berjuang tanpa pamrih.

"Termasuk dilaunching secara resmi PAUD Berbasis Budaya serta kami hadirkan potensi budaya yang dimiliki PAUD, TK/RA Masyitoh di lingkungan Muslimat NU DIY," ungkapnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI