Nasabah KSP Sejahtera Bersama Tempuh Jalur Hukum 

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 11 nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama Yogyakarta melakukan upaya hukum dengan melaporkan salah satu oknum marketing, Ny SR ke Polda DIY. Laporan dilakukan setelah terlapor melakukan transaksi gelap dengan memalsukan surat dan menguras simpanan deposito maupun simpanan berjangka para nasabah yang nilainya mencapai hampir Rp 2 miliar.

“Klien kami mengetahui kasus ini pada November 2019 setelah terlapor terjerat kasus penggelapan mobil di wilayah hukum Polres Sleman. Selain itu terlapor sebelumnya juga memalsukan deposito milik keluarganya sendiri. Saat dicek ternyata benar uang milik klien kami di koperasi telah dikuras habis sampai tidak ada saldonya,” ujar kuasa hukum para nasabah, M Arnold Lasut SH bersama Galih Setiawan SH, Senin (24/02/2020).

Seperti diketahui sebelumnya, para nasabah melakukan investasi berupa deposito dan simpanan berjangka di KSP Sejahtera Bersama sejak sekitar 2008. Selama ini pembayaran bunga dari pihak koperasi berjalan lancar. Tetapi sejak tahun 2014 sampai 2019 para nasabah tidak pernah  melakukan penarikan, tetapi saldonya hilang tanpa sisa.

“Untuk itu kami telah melaporkan kasus ini ke Polres Sleman, Polresta Yogyakarta dan Polda DIY. Sampai saat ini laporan kami di Polda masih terus berjalan. Bahkan klien kami diperiksa lagi,” imbuh Galih Setiawan SH menjelaskan.

Selain itu pihak kuasa hukum para nasabah juga melayangkan somasi ke pihak KSP Sejahtera Bersama Yogyakarta. Tetapi sampai saat ini belum belum ada tanggapan sama sekali. Untuk itu para nasabah mengancam akan  melakukan upaya hukum baik secara pidana maupun perdata untuk meminta dananya dikembalikan.

Karena selama ini, terlapor Ny SR sebagai marketing KSP Sejahtera Bersama melakukan pekerjaan mengajak para nasabah untuk melakukan investasi dilakukan atas nama karyawan atau pegawai koperasi. Sehingga pihak KSP harus ikut bertanggung jawab dengan adanya kasus tersebut.

Sementara Branch Manager KSP Sejahtera Bersama Yogyakarta, Nur Samsyah saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, permasalahan itu kini telah ditangani Kantor Pusat KSP Sejahtera Bersama di Bogor Jawa Barat. “Sampai saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Semuanya telah ditangani bagian legal di kantor pusat,” terangnya. (Usa)

BERITA TERKAIT