Nih, Alasan Warga Ingin Salami Sultan HB X saat Syawalan

YOGYA, KRJOGJA.com – Halal bi halal yang dilakukan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Bangsal Kepatihan Kamis (21/6/2018) dimaknai beragam oleh masyarakat. Ada yang menilai sebagai bentuk mencari berkah namun ada juga yang menganggapnya sebagai bagian dari melestarikan tradisi. 

Salah satunya Yati (60) warga Juminahan yang setiap tahun tak pernah absen ikut serta bersalaman dengan Sultan saat momen Idul Fitri. 

BACA JUGA :

4000 Warga 'Sowan' Sultan di Kepatihan

Hari Pertama Berangkat, ASN Bolos Bakal Disanksi

Yati yang tak pernah absen mengaku begitu antusias datang ke Kepatihan hari ini. Ia bahkan mengajak rombongan pengajian kampungnya yang ternyata tak kalah semangat ingin bertemu dengan Gubernur yang juga Raja Kraton Yogyakarta ini. 

“Kalau saya ingin sungkem pada gubernur yang juga raja saya, sebuah tradisi saja karena senang bisa bersalaman dengan Sultan. Tapi bukan ngalap berkah lho karena berkah itu dari Allah. Ini jadi sebuah tradisi masyarakat Yogyakarta dan kapan lagi bisa bertemu langsung kalau tidak momen ini,” ungkap ibu yang kesehariannya berjualan bambu ini. 

Yati juga sempat menceritakan bawasanya ada kebangaan tersendiri bagi masyarakat ketika bisa bertemu den bersalaman dengan orang nomor satu di DIY. Ia bahkan dengan bangga menyampaikan foto bersama Sultan yang dibelinya seharga Rp 10 ribu. 

“Bangga bisa salaman karena kami kan hanya masyarakat biasa. Saya dulu beli foto langsung jadi itu waktu salaman dengan Sultan, Rp 10 ribu. Ya bangga sekali punya foto saya pasang di rumah,” sambungnya tersenyum. 

Sementara Ahmadi, seorang penjual angkringan di Jalan Imogiri Barat Sewon Bantul mengaku tertarik datang setiap tahun lantaran ingin mencari berkah dari para pemimpin DIY.  "Setiap tahun tidak pernah absen, saya datang berenam dengan istri dan anak-anak. Saya ingin menunjukkan bagaimana sosok pemimpin dan harapannya bisa mendapat berkah kelak anak-anak saya bisa jadi orang,” tukas Ahmadi. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI