Nongkrong di Angkringan, Pemuda Dibacok Pedang

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Aksi pembacokan terjadi di Jalan Margo Utomo Yogyakarta, Jumat (28/06/2019) malam. Seorang pria tak dikenal dengan sadis tiba-tiba membacok Gilang Mahardika (23) warga Jogoyudan Jetis Yogyakarta menggunakan pedang. Korban yang berani melawan terluka pada bagian tangannya, sedangkan pelaku justru pingsan setelah rame-rame dihajar massa.

Saat kejadian korban tengah berada di salah satu angkringan, tepatnya di depan Kantor BCA Jalan Margo Utomo. Ketika itu korban melihat seorang pria berjalan sambil menenteng sebilah pedang dan ia pun menegurnya.

Baca juga :

Korban Pembacokan di Jalan Margo Utomo Mengaku Tak Menganal Pelaku
Identitas Pelaku Pembacokan Masih Misterius

Rupanya pria itu tak terima diperingatkan korban dan ia langsung menghampiri. Sambil mengeluarkan pedang pelaku kemudian membacoknya, korban yang tidak siap mendapat serangan spontan menangkis dengan menggunakan tangannya.

“Baik korban maupun pelaku tidak saling kenal. Motif sementara dari keterangan saksi-saksi yakni pelaku merasa tidak terima ditegur korban,” ungkap Kapolsekta Jetis, Kompol Hariyanto di ruang kerjanya, Sabtu (29/08/2019).

Melihat kejadian itu warga yang berada di sekitar lokasi langsung menolong korban. Massa langsung menangkap pelaku yang diduga tengah dalam pengaruh minuman keras (miras) tersebut dan menghajarnya hingga babak belur.

Korban yang menderita luka pada bagian tangan dan jari kirinya itu langsung dilarikan ke RS Bethesda oleh orangtuanya yang kebetulan ada di sekitar lokasi. Sedangkan pelaku yang bonyok pada wajah dan kepala oleh massa hanya ditinggalkan tergeletak di atas trotoar hingga menunggu Polisi datang mengamankannya.

“Pelaku tidak membawa identitas, warga di sekitar lokasi juga tak ada yang mengenalnya. Saat ini pelaku masih opname di RS Bethesda dan belum bisa dimintai keterangan, sedangkan korban menjalani rawat jalan dan diperbolehkan pulang,” tambahnya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sebilah pedang warna silver sepanjang kurang lebih 70 cm berikut sarungnya. Polisi saat ini masih menunggu izin dari pihak rumah sakit untuk dapat memeriksa pelaku guna mengetahui motif sebenarnya dari kasus penganiayaan itu. (Van)

BERITA REKOMENDASI