Nyam..Nyam, Menu Makanan di KA Kini Makin Beragam

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Reska Multi Usaha, anak usaha PT KAI Sabtu (10/11/2018) siang meresmikan dapur sentral di kawasan Lempuyangan Yogyakarta. Dapur yang mengampu logistik Jawa Tengah hingga Jawa Timur tersebut semakin memastikan standar kualitas makanan yang ada di dalam kereta api. 

Plt Direktur Utama PT Reska Multi Usaha, M Sahli mengatakan adanya dapur sentral di Yogyakarta dinilai semakin mendukung ketersediaan logistik di kereta api. Hal tersebut menurut dia akan membawa dampak positif bagi kenyamanan penumpang kereta api kedepan. 

“Dapur di Yogyakarta ini memenuhi kebutuhan logistik restorasi mulai Purwokerto hingga Banyuwangi, untuk logistik frozen fresh food. Kami ingin memastikan logistik kereta api akan terpenuhi khususnya wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ungkapnya usai seremonial pelepasan truk ekspedisi pertama pengantaran logistik Sabtu (10/11/2018). 

Sahli mengatakan dengan adanya dapur sentral di Yogyakarta pihaknya semakin mudah melakukan diversifikasi produk makanan. “Kami punya menu-menu baru di atas kereta seperti Bakso, Soto, Nasi Lada Hitam, Krengseng Sapi, Nasi Goreng Rawon, Nasi Rendang Padang hingga Nasi Goreng Mandarin. Di dapur ini bumbu dan segala macam logistik diproduksi, dengan standar kualitas yang juga sudah dipastikan,” sambung dia. 

Direktur Keuangan PT KAI, Didik Hartantyo yang hadir dalam peresmian tersebut mengharapkan dapur sentral yang dimiliki salah satu anak perusahaan tersebut mampu menambah kenyamanan pengguna kereta api di Indonesia. Terlebih, pengguna moda transportasi kereta api semakin banyak dari waktu ke waktu. 

“Kami dari PT KAI berharap tetap fokus menyediakan layanan prima bagi konsumen kita di Kereta Api. Semoga adanya dapur sentral ini menjadi awal yang baik dan bisnis anak usaha kereta api bisa sehat serta meningkat dari waktu ke waktu,” ungkap Didik. 

Dalam launching yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November, para pimpinan dan karyawan Reska sendiri mengenakan pakaian perjuangan. Bahkan, para karyawan menggunakan sepeda lawasan dari dapur sentral di Lempuyangan untuk mengawal truk logistik menuju Loko Cafe di Jalan Pasar Kembang. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI