NYIA Diduga Picu Melonjaknya Harga Pasir DIY

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – Rencana pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) ternyata mulai membawa dampak di beberapa sektor lainnya. Salah satu yang sedikit mulai terasa yakni kenaikan harga pasir di wilayah DIY.

 

Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapensi) DIY Indro Kumoro kepada wartawan Senin (14/11/2016) mengatakan saat ini harga pasir di pasaran DIY mencapai lebih dari Rp 1 juta. Menurut dia, harga tersebut diprediksi mengalami kenaikan tajam lantaran adanya mega proyek NYIA yang dinilai akan menyedot bahan galian jenis C ini.

"Kami perkirakan setelah ground bracking yang dilaksanakan akhir bulan November 2016 ini akan membuat harga pasir mengalami kenaikan. Harga saat ini yang dari Progo mencapai Rp 1,2 juta dan Merapi bisa Rp 1,4-1,5 juta per rit," terangnya.

Kenaikan tersebut diprediksi terjadi lantaran NYIA membutuhkan banyak pasir untuk pembangunan infrastruktur yang ada di seluruh kawasan bandara. "Pasir kan salah satu kebutuhan vital dalam pembangunan infrastruktur jadi memang harus diperhitungkan betul kebutuhan dan ketersediaannya di wilayah DIY," lanjutnya.

Saat ini di DIY ada tiga tambang pasir resmi yang beroperasi. Dinas PUP ESDM DIY mencatat paling tidak ada 16 perusahaan tambang yang masih menunggu proses perizinan berikutnya di Gerai maupun di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu dan Opak. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI