Obor Paskah 2018 Singgah di Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Obor Paskah 2018 yang berangkat dari Danau Tondano Sulawesi Utara 18 Maret 2018, tiba di Yogyakarta Jumat (30/03/2018) siang. Obor yang membawa misi perdamaian dan kerukunan antar umat beragama ini disambut pasukan Bregada Ganggeng Reksayudo dari Ganggong Bangunkerto Turi Sleman sebelum diserahkan pada Pendeta Gondowijoyo perwakilan dari umat Kristiani di DIY.

Bhakti Nendra Prawiro, Koordinator Paskah Nasional Solo-DIY mengungkap obor paskah bertema Karya Besar sebelumnya sudah melewati beberapa wilayah mulai Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan hingga Surabaya di Jawa Timur. Perjalanan pun telah ditempuh cukup lama sejak 18 Maret 2018 lalu dari Danau Tondano Sulawesi Utara.

“Tadi subuh tiba di Solo setelah menempuh perjalanan darat dan siang ini menuju Yogyakarta. Kali ini sengaja singgah di Yogya untuk menyampaikan pesan damai dan kerukunan bagi semua masyarakat di kota ini,” ungkapnya.

Obor Paskah tersebut menurut Bhakti memiliki misi untuk mempererat persatuan bangsa sekaligus menjadi apresiasi budaya. “Obir ini sudah melewati wilayah dengan berbagai budaya, termasuk daerah yang umat Kristianinya sedikit. Namun tetap mendapat sambutan sangat baik dari berbagai daerah,” sambungnya.

Umat Kristiani berharap melalui obor perdamaian dan kerukunan, seluruh masyarakat Indonesia terus mempertahankan semangat persatuan di tengah kebhinekaan yang ada. “Api adalah simbol pengusir kegelapan dan harapannya semangat Paskah bisa mengilhami kita semua berbuat kebaikan,” pungkasnya.

Selepas Yogyakarta, obor paskah 2018 akan melintasi wilayah Jawa Tengah menuju ke barat ke Jawa Barat dan Jakarta. Nantinta lepas menyeberang, obor akan dibawa melalui jalan darat ke Lampung hingga puncak acara di Danau Toba. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI