Observasi Virus Korona di Natuna Selesai, 5 Warga Jogja Pulang Hari Ini

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY siap memfasilitasi pemulangan lima warga negara Indonesia (WNI) asal DIY dari Wuhan, Hubei, China yang selesai menjalani observasi di Hanggar TNI AU Natuna. Pemda DIY melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY akan tetap mengawal supaya lima warga DIY yang telah dinyatakan sehat dan mengantongi surat keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut merasa aman dan nyaman, kembali kepada keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.

Kepala Dinkes DIY drg Pembajun Setyaning Astutie MKes mengatakan, 238 WNI eks Wuhan, China dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan sehat setelah menjalani masa observasi 14 hari dan dipulangkan dari Natuna, Sabtu (15/2) ini. Dengan surat keterangan sehat dari Kemenkes tersebut, mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing, termasuk lima warga DIY.

“Kami sudah siap menerima mereka dan saya sudah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten/Kota se-DIY hingga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tempat mereka tinggal, agar berkoordinasi dengan keluarga. Bukan untuk apa-apa, tetapi artinya keluarga itu jangan khawatir, gundah, resah dan galau menerima kehadiran anggota keluarganya tersebut. Karena mereka sehat dan tidak terkena virus Korona,” ujar Pembajun kepada KR di Yogya, Jumat (14/2).

Pembajun menegaskan, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sudah menyatakan 238 WNI sehat sejak dipulangkan dari Wuhan dan diobservasi di Natuna. “Teman-teman di Puskesmas saya minta datang ke keluarganya untuk membantu manakala keluarga membutuhkan bantuan, jika lingkungannya masih belum bisa menerima,” tandasnya.

Dinkes DIY juga telah berkoordinasi dengan Kemenkes terkait rencana kepulangan selayaknya pulang secara biasa, sehingga pihaknya tidak menyiapkan suatu acara penyambutan khusus alias biasa saja. Pemulangan WNI eks Wuhan dari Lanud Raden Sadjad Natuna dilepas oleh Menkes hari ini menuju daerah tujuan masing-masing apabila ada penerbangan langsung dari Natuna.

“Jika tidak ada penerbangan langsung ke daerah masing-masing, mereka transit dulu via Lanud Halim Perdanakusuma baru ke daerahnya masing-masing. Termasuk lima warga DIY karena tidak ada penerbangan langsung dari Natuna, mereka akan diterbangkan ke Halim Perdanakusuma baru ke Yogyakarta,” ungkap Pembajun.

Untuk itu, Pemprov/Pemda masing-masing melalui Kantor Perwakilan Daerah di Jakarta diminta untuk memfasilitasi dan mengawal mereka. Pemda DIY siap dan tidak akan melepaskan mereka begitu saja karena memang fungsi Pemda memberikan rasa aman dan nyaman.

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan di Magelang menyatakan, proses observasi dan monitoring terhadap WNI yang dievakuasi dari Wuhan, di Natuna sudah sesuai protokol kesehatan dari WHO. Semua dilakukan secara ketat. Karena itu, kepada masyarakat, Presiden berharap menerima apa adanya, mengingat mereka sudah 14 hari mengikuti observasi dan tidak ada masalah. Masyarakat juga jangan takut. “Terima apa adanya, tidak ada masalah,” kata Presiden. (Ira/Tha)

BERITA TERKAIT