Oknum Jaksa Ditetapkan Tersangka Korupsi, JCW Tidak Habis Pikir

YOGYA, KRJOGJA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus dugaan suap lelang pengerjaan proyek rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

Baca Juga: Oknum Jaksa Kejari Yogya Ditangkap dan Dibawa ke Solo

Salah satu diantaranya yang ditetapkan sebagai tersangka adalah oknum dari Kejaksaan yakni ESF Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta. Jogja Corruption Watch (JCW) menyampaikan beberapa hal. 

Baharuddin Kamba, Koordinator Pengurus Harian JCW mengungkapkan, tidak habis pikir dengan perilaku oknum jaksa pada Kejari Kota Yogyakarta yang masuk dalam anggota TP4D, oknum jaksa tersebut malah mempengaruhi untuk memenangkan pihak tertentu dan mendapatkan fee dari proyek yang menang lelang. 

"Tindakan ESF terbilang berani dan nekat karena berdasarkan kronologisnya yang disampaikan KPK ditemukan uang Rp 110.870.000 di rumah ESF diduga berasal dari fee dari proyek," kata Kamba dalam keterangannya yang diterima KRJOGJA.com, Rabu (21/08/2019).

Kamba menegaskan, KPK diharap tidak hanya berhenti pada tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, bisa dimungkinkan, dalam pengembangannya ada tersangka baru.

"Keberadaan TP4D kedepannya perlu dievaluasi dengan adanya peristiwa ini. Lebih baik keberadaan inspektorat diperkuat dalam hal pengawasan internal di lingkungan ASN," ungkapnya.

Terkait dengan proyek yang sedang berjalan saat ini dan sudah ada pembayaran 20 persen dari pihak Pemkot Yogyakarta, ada baiknya pengerjaan proyek dilanjutkan tentunya dengan pengawasan dari tim KPK. 

Jika proyek itu dihentikan, maka tidak ada kepastian mulai kapan lagi proyek itu dilanjutkan dan pembayaran yang sudah dilakukanpun tidak ada kepastian. Tetapi alangkah baiknya menunggu petunjuk dari KPK atas kelanjutan proyek tersebut. 

Baca Juga: Ternyata Jaksa di Kejari Yogyakarta Ditangkap Terlibat Suap Proyek Dinas PU

Menurutnya, peristiwa yang terjadi kepada jaksa tersebut menjadi pelajaran bagi ASN dilingkungan Pemkot Yogyakarta. Kedepannya ASN tetap mengedepankan prinsip-prinsip kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas setiap pengerjaan proyek yang akan dikerjakan. (Ive)

BERITA REKOMENDASI