Omicron Masuk Indonesia, Perindo Minta Percepat Vaksin dan Batasi Warga ke Luar Negeri

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Masuknya varian baru Covid-19 Omicron ke Indonesia harus segera ditanggapi serius oleh pemerintah dan masyarakat. Partai Perindo pun berharap adanya sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dalam mencegah perluasan penyebaran.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial, Yerry Tawalujan mengatakan terdeteksinya varian Omicron dari petugas kebersihan RS Darurat Wisma Atlet terjangkit harus segera ditanggapi dengan serius. Indonesia menurut dia memiliki pengalaman kurang baik saat menghadapi awal pandemi bulan Februari 2020 dan masuknya Delta pada Juni 2021.

“Apalagi kita akan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya pergerakan dan kegiatan masyarakat sangat tinggi dengan kebiasaan berlibur akhir tahun. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa Nataru perlu dilakukan, namun tentunya jangan sampai terlalu membatasi pergerakan ekonomi,” ungkap Yerry dalam pernyataan tertulis pada KRJOGJA.com, Selasa (21/12/2021).

Menurut Yerry, ada 5 hal yang perlu dilakukan pemerintah dan masyarakat, antara lain, segera melakukan PPKM dan pembatasan aktivitas sosial masyarakat, khususnya di libur Nataru. Selain itu perlu mencegah masuknya wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara yang telah terpapar Omicron.

“Kami juga menilai penting untuk mencegah masyarakat Indonesia berlibur ke luar negeri. Ketika ada warga yang pulang dari luar negeri juga wajib melakukan karantina,” tegasnya.

Yerry juga mendorong pemerintah perlu proaktif sesegera mungkin mendapatkan vaksin varian Omicron. Apalagi, Perindo menilai penting memastikan agar kegiatan ekonomi di masyarakat tidak terganggu.

“Berikutnya tentu saja masyarakat perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas),” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI