One Earth dan Sarihusada Lakukan Edukasi Gizi

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama One Earth Integral Education Foundation hari ini menggelar edukasi gizi dalam Festival Gizi Holistik 1000 Hari Pertama Kehidupan, bertempat di Hall Taman Pintar, Yogyakarta.

Festival Gizi Holistik 1000 Hari Pertama Kehidupan di Yogyakarta ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Gizi Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Sarihusada dan One Earth Integral Education Foundation. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Yogyakarta Tri Mardoyo SKM didampingi oleh Public Affairs & Internal Communication Manager Sarihusada, Endah Prasetioningtias, Agus
Budi Rahman perwakilan dari Taman Pintar serta Dr. N.W. Suriastini, Direktur One Earth Integral Education Foundation, serta perwakilan dari Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dan Kementerian Kesehatan RI.

Public Affairs & International Communication Manager Sarihusada Endah Prasetioningtias menjelaskan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Sarihusada sebagai bagian dari kelompok usaha Danone di Indonesia dalam mennjalankan misi sosialnya. Terutama berkontribusi aktif dalam peningkatan gizi bagi ibu hamil dan anak balita melalui edukasi tentang pentingnya kesehatan dan gizi bagi ibu hamil dan anak balita untuk mencegah stunting. 

"Kami beharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sehingga dengan pemenuhan nutrisi yang tepat sejak dalam kandungan, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang aktif, kreatif dan mandiri," ungkap Endah.

Direkur One Earth Integral Education Foundation, Dr. N.W. Suriastini mengungkapkan dalam menurunkan angka stunting dan peningkatan gizi di Indonesia dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama dari pemerintah,
praktisi maupun sektor swasta. Even ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak yang diharapkan dapat tersebar luas melalui peran serta media massa dan citizen jurnalism sehingga tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini bisa memberi dampak yang luas kepada seluruh masyarakat.

Adapun Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Jogjakarta Tri Mardoyo SKM, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas penyelenggaraan Festival Gizi Holistik 1000 Hari Pertama Kehidupan yang diselenggarakan Sarihusada bersama One Earth Integral Education Foundation. 

"Pemerintah Kota sangat menghargai usaha-usaha yang dilakukan pihak swasta untuk mendorong peningkatan status Gizi masyarakat terutama Gizi Balita di wilayah Kota Yogyakarta”.

Stunting merupakan kondisi di mana panjang/tinggi badan anak menurut umurnya di bawah standard WHO. Keadaan ini terjadi karena kekurangan gizi kronis. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan sebanyak 37,2% balita Indonesia mengalami stunting. 

Hasil Pemantau Status Gizi (PSG) 2016, menunjukkan angka stunting yang masih tinggi, 29,0%. Menurunkan angka balita stunting menjadi prioritas pembangunan kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019. (*)

BERITA REKOMENDASI