Operasi Pasar Murni Segera Digelar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Komoditas bahan pangan pokok yaitu beras mengalami kenaikan harga di kisaran 2 hingga 3 persen di sejumlah pasar tradisional di Yogyakarta memasuki awal pekan pertama Maret 2019. Disperindag DIY berencana menggelar operasi pasar murni dengan menggulirkan 15 ton beras medium guna mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran pada pekan kedua Maret 2019 mendatang.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Apriyanto mengungkapkan, harga beras kembali mengalami flutuasi awal pekan Maret 2019 ini. Namun fluktuasi masih dalam batas kewajaran karena masih di bawah atau sesuai dengan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras yang berlaku yaitu Rp 12.800/kg untuk beras premium dan Rp 9.450/kg untuk beras medium.

"Untuk beras medium, harga masih sesuai HET dan untuk beras premium selain beras Raja Lele masih stabil. Harga beras Raja Lele dari pantauan harga di tiga pasar di Kota Yogyakarta masih di atas HET," kata Yanto.

Disperindag masih melakukan pemantauan penyebab atau pemicu kenaikan harga beras tersebut. Namun dipastikan harga mayoritas varian beras premium masih sesuai aturan HET beras yang berlaku. Diprediksi pemicu harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta berfluktuasi karena sebagian tempat belum panen alias produksi padi masih terbatas. (Ira)

BERITA REKOMENDASI