Operasi Zebra Progo Polresta Yogyakarta Tingkatkan Kedisiplinan Prokes Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Polresta Yogyakarta menggelar Operasi Zebra Progo 2021 yang akan dilaksanakan mulai 15 November hingga 28 November mendatang. Pada operasi tahun ini selain menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib dan lancar, juga meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam masa pandemi Covid-19.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Purwadi mengatakan lalu lintas mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan sehingga dibutuhkan adanya keamanan, keselamatan dan dan kelancaran. Hal ini sering diabaikan bahkan terkadang dianggap tidak penting oleh sebagian besar pengguna jalan.

“Jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas setiap tahunnya masih relatif tinggi. Untuk meminimalisir permasalahan tersebut dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, kepolisian di wilayah Polda DIY dibantu jajaran terkait menggelar operasi dengan sandi Zebra Progo 2021,” kata Purwadi membacakan amanat Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar dalam apel gelar pasukan Operasi Zebra Progo yang dilaksanakan di Polresta Yogyakarta, Senin (15/11/2021).

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Ditlantas Polda DIY selama bulan Januari hingga Oktober jumlah pelanggaran lalu lintas yang terjadi sebanyak 67.528 pelanggaran, dengan jumlah tilang sebanyak 30.443 dan teguran sebanyak 37.0855. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 4.366 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 448 orang.

Menurutnya angka tersebut harus ditekan sehingga tercipta keamanan berlalu lintas di jalan raya. Salah satu cara yang dilakukan diantaranya dengan menggelar operasi seperti ini dan dengan tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin saat berkendara di jalan raya.

Operasi Zebra Progo akan dilaksanakan selama 14 hari serta dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Personel yang terlibat akan mengedepankan sikap edukatif, preemtif, preventif, persuasif dan humanis guna tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib serta lancar.

“Juga meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan prokes pada masa pandemi seperti saat ini. Hal ini guna meminamilisir penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Purwadi berharap dengan Operasi Zebra Progo ini dapat menciptakan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan kedisplinan menjaga protokol kesehatan. Budaya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan serta mengurangi aktivitas di luar rumah harus selalu dilakukan sebagai cara memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat. (Van)

BERITA REKOMENDASI