‘Overload’, Timbunan Sampah di DIY Capai 2.100 Ton Perhari

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Persoalan sampah hingga kini masih menjadi problematika di semua negara. Bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai penghasil sampah terbesar di dunia. Tak heran jika bencana longsor TPA Leuwi Gajah Cimahi Jawa Barat 21 Februari 2006 silam menjadi tonggak sejarah diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

“Sejak bencana itu, pemerintah gencar menggelorakan HPSN setiap 21 Februari. Tentu karena sampah masih jadi masalah dimanamana,” tutur Edy Subagyo, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3EJ) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Menurut Edy, masyarakat harus mulai membiasakan memilah sampah rumah tangga sehingga residu akhir baru dibuang ke TPA. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban TPA yang ada saat ini. “Kami berharap, sampah dari hulu atau rumah tangga bisa dipilah dan diolah,” harap Edy.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Sutarto menambahkan, timbunan sampah perhari di DIY mencapai 2.100 ton. Khusus untuk Kota Yogya, Sleman dan Bantul bisa menghasilkan sebanyak 1.683 ton perharinya.

Besarnya sampah itu menjadikan TPA Piyungan kini overload dan perlu pengelolaan sampah dengan teknologi tinggi. “Jika masyarakat mau mengelola sampah rumah tangga, paling tidak 30 persen maka timbunan sampah di TPA akan berkurang,” tandasnya. (Adk)

BERITA REKOMENDASI