Pakar Kebencanaan UGM Prof Sudibyakto Tutup Usia

SLEMAN, KRJOGJA.com – Guru Besar Fakultas Geografi UGM yang juga pakar Kebencanaan  Prof. Dr. Sudibyakto, M.S., meninggal dunia pada Rabu (27/6/2018) pukul 16.45 WIB di RSUP Dr Sardjito di usia 61 tahun.

Selain mengajar di UGM, selama ini almarhum Sudibyakto aktif menjadi penasehat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 2009 lalu. Tak heran kemudian ungkapan belasungkawa mendalam datang dari kolega yang berada di BNPB termasuk saat jenazah disemayamkan di Balairung UGM Kamis (28/6/2018).

Selama ini almarhum Sudibyakto banyak memberikan ide dan masukan dalam pengambilan kebijakan penanggulangan bencana nasional. Pemikirannya banyak diadopsi di tingkat lokal, nasional dan bahkan internasional.

Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng.,menuturkan keluarga besar UGM merasa kehilangan dari sosok Sudibyakto yang sepanjang karirnya memiliki komitmen tinggi dalam bidang kebencanaan. Menurut Panut, Sudibyakto semasa hidupnya merupakan salah satu ahli bencana yang mumpuni dan disegani di tingkat nasional dan internasional.

“Kepergian beliau tentu merupakan kehilangan besar bagi seluruh civitas akademika UGM, namun sumbangsih pemikiran beliau selama ini akan menjadi peninggalan yang tak ternilai harganya bagi kita semua,” ungkap Panut.

Dalam daftar riwayat hidup yang dibacakan oleh Dekan Fakultas Geografi Prof. Dr. Muh. Aris Marfai diketahui Sudibyakto dilahirkan di Yogyakarta pada 5 Agustus 1956. Gelar Sarjana Hidrologi didapatnya darii Fakultas Geografi UGM pada tahun 1981, selanjutnya gelar master bidang Agrometeorologi dari IPB Bogor tahun 1983. Di kampus yang sama, ia menyelesaikan pendidikan doktor bidang ilmu pngeleolaan sumberdaya Alam dan lingkungan pada tahun 1991.

Sepanjang masa karirnya sebagai dosen sejak 1983, Sudibyakto pernah menjabat Kepala Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) 1996-2001, Tenaga Ahli Bakornas 2001-2004, Ketua Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana  periode 2004-2008, Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) 2007-2012.

Dalam berbagai kegiatan organisasi, selain pernah menjadi unsur pengarah BNPB sejak 2009, ia juga menjadi ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) periode 2014-2017 dan menjadi Dewan Pembina IABI periode 2017-2020. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI