Paku Alam X International Taekwondo Ajang Tolok Ukur Atlet

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ajang turnamen taekwondo internasional UTI Pro 'The 2nd Paku Alam X International Taekwondo Championship 2019' resmi dibuka Sabtu (19/10/2019). 890 peserta dari seluruh Indonesia dan empat negara lain seperti Malaysia, Singapura, Perancis dan Timor Leste ikut memeriahkan kejuaraan memperebutkan Piala Bergilir Paku Alam X tersebut.

Ketua Pelaksana, Drs HM Zuharsono Azhari mengatakan, di tahun kedua ini jumlah peserta memang mengalami penutunan dibandingkan penyelenggaraan pertama. Dua tahun lalu tercatat 1200-an peserta turut berpartisipasi sementara tahun ini dengan persiapan cukup mepet, peserta tercatat 890 dari 54 dojang 5 negara.

“Namun, kami melihat antusiasme luar biasa di mana persiapan hanya dua bulan namun pendaftar sangat luar biasa. Paku Alam X pun sudah minta agar kejuaraan ini dilanjutkan dan insyallah ada Paku Alam Cup ketiga,” ungkapnya usai pembukaan di GOR Amongraga.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Kadarmanta Baskara Aji yang mewakili Paku Alam X menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan taekwondo yang berskala internasional di wilayah DIY. Baskara Aji berharap, para atlet dari berbagai daerah dan negara bisa memanfaatkan ajang kali ini untuk menakar keberhasilan latihan yang dilakukan selama ini.

“Kami bersyukur jadi tuan rumah Taekwondo internasional yang sudah berlangsung dua kali. Pelaksanaan pertandingan bisa jadi puncak latihan yang diselenggarakan di masing-masing dojang seluruh Indonesia maupun luar negeri dan mengukur keberhasilan. Dalam kompetisi tentu ada menang dan kalah, menurut kami tak menjadi sangat penting karena sesungguhnya kalian semua sudah jadi juara," ungkap Baskara Aji. 

Kejuaraan selama dua hari ini mempertandingkan dua kategori yakni Kyorugi atau tarung bebas serta Poomsae atau jurus yang akan dipertandingkan dalam beberapa kelas seperti ICTU, Junior dan Senior. Wasit yang bertugas dalam pertandingan juga merupakan wasit internasional dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI