Pameran Grafis Lingkungan Mahasiswa Seni Rupa UST

YOGYA, KRJOGJA.com – Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (PSR FKIP UST) mengadakan pameran grafis lingkungan di Upperground Parkson Hartono Mall, 6-8 Januari 2020. Pameran menampilkan karya para mahasiswa Prodi PSR UST.

Ada dua tema dalam pameran yakni tema 'Budhal Piknik' memamerkan karya mahasiswa seni rupa yang sedang menempuh mata kuliah Desain Komunikasi Visual Lanjut (semester 5). Satu lagi bertema 'The Last Fighter' memamerkan karya mahasiswa yang menempuh Pendalaman Desain Komunikasi Visual (tugas akhir mahasiswa konsentrasi DKV). Pameran dibuka oleh Dekan FKIP UST Ki Nanang Bagus Subekti.

Dosen pengampu mata kuliah Desain Komunikasi Visual Lanjut dan Pendalaman Desain Komunikasi Visual,
Septi Asri Finanda SPd MSn mengatakan, pameran 'Budhal Piknik' memamerkan 23 karya perancangan landmark atau penanda kawasan wisata yang ada di DIY. Seperti penanda kawasan Pantai Timang, Pantai Kukup, Desa Wisata dan Budaya Gamol,

Kampung Batik Giriloyo dan lain-lain.
Sedangkan pameran 'The Last Fighter' memamerkan 14 karya Perancangan DKV seperti perancangan buku panduan wisata Bayan Mirah Sasaq Adhi, perancangan buku visual flora & fauna yang dilindungi di Kalimantan Selatan, perancangan buku komik Ramayana Ballet Prambanan, perancangan buku pop up Budaya Peresean Lombok dan perancangan komik edukasi tentang rotasi dan revolusi bumi.

"Karena ini masih bagian dari mata kuliah, maka ada penilaian untuk mahasiswa," terang Septi didampingi ketua pelaksana Arya Ismunandar kepada KRJOGJA.com disela pembukaan pameran, Senin (6/1/2020) malam. Untuk memeriahkan pameran diadakan live music Tariana dan Sendya Andria, creative sharing tentang tipografi (hari kedua) dan presentasi karya (hari ketiga).

Menurut Septi, pameran sengaja diadakan di pusat perbelanjaan (mall). Selain karena keinginan mahasiswa, karya-karya yang dipamerkan bisa dinikmati masyarakat luas. Terbukti banyak pengunjung yang tertarik dengan rancangan landmark mahasiswa.

"Pameran ini sekaligus menjadi ajang latihan mahasiswa berinteraksi dengan klien. Meskipun prodi pendidikan seni rupa, tapi kami ingin mahasiswa juga fokus di desainnya," pungkasnya. (Dev)
 

BERITA REKOMENDASI