Pameran Ini Suarakan Keberagaman di Hari Perdamaian Dunia

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA.KRJOGJAcom – Solidaritas Perempuan (SP) Kinasih menggandeng puluhan anak muda dalam workshop dan pameran Cipta Karya. Generasi milenial dari ragam latar belakang ini diajak berkreasi seni dengan tujuan menguatkan persatuan dalam kemajemukan bangsa Indonesia.

 

"Diikuti oleh 40 anak muda bekerja sama dengan lebih dari 30 bagian seni dan tokoh agama di Yogyakarta. Kegiatan sudah dimulai sejak Juli-Agustus 2019," kata Koordinator Sp Kinasih, Sana Ullaili, kepada wartawan. Sabtu (21/09/19).

Workshop prakarya dikemas menjadi 4 kelas yaitu kepemimpinan, musik, seni teater, dan media. Kegiatan tersebut menjadi ruang jumpa bagi anak-anak muda perempuan dan transgender dari beragam latar belakang.

Dalam kegiatan itu, mereka dapat menyuarakan keberagaman, menyuarakan tentang penindasan ketidakadilan yang dituangkan ke dalam karya.

Menurutnya, kasus intoleransi juga banyak menimpa perempuan di dalam wilayah marjinal seperti pedesaan. Mereka masih mengalami praktek-praktek ketidakadilan. Perempuan yang tidak memenuhi keyakinan standar, tertentu kemudian dianggap tidak mencapai aktivitas norma tertentu. Dengan kegiatan ini, mereka juga bisa mengekspresikannya melalui media yang mereka ikuti.

Menurutnya, Yogyakarta sejak tahun 2018, kerap mengalami beberapa kasus yang mengarah intoleransi. Kalau dibiarkan dikhawatirkan Yogya tidak lagi sebagai city of toleran. Tahun 2012 Yogyakarta dideklarasikan sebagai city of toleran.

Sana menambahkan, gerakan radikalisme yang menyasar anak muda dan menjadikan perempuan sebagai pintu masuk untuk penyebaran faham dan nilai anti keberagamaan dan pluralisme, semakin menguat.

"Dari Yogyakarta, kita harus memerangi hal itu," ujarnya.

"Kita ingin Yogyakarta melawan intoleran yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Melalui kegiatan seperti ini anak-anak muda khususnya perempuan bisa menunjukan bahwa kita (Yogyakarta) city of toleran," imbuhnya.

Semua hasil workshop Cipta Karya dipentaskan dan dipamerkan pada Hari Perdamaian Sedunia pada 21 September 2019. Pameran karya tersebut bertempat di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). (Ive).

 

 

 

BERITA REKOMENDASI