Pancasila dan Kebhinekaan Harus Diimplementasikan, Jangan Disakralkan!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Diskusi kebangsaan yang digagas Paguyuban Wartawan Sepuh, digelar Selasa (26/9/2017) siang di Hotel Forriz Kuncen Wirobrajan Yogyakarta. Tiga narasumber dihadirkan yakni Anggota DPR-MPR HM Idham Samawi, guru besar hukum UGM Prof Sudjito dan guru besar UIN, Dr Amin Abdullah. 

Diskusi menarik pun tersaji ketika datang penanggap yang menilai Pancasila dan Kebhinekaan yang sebenarnya menjadi dasar kuat NKRI hanya sebagai menara gading semata tanpa implementasi riil. Idham Samawi yang menanggapi pertama lantas menyampaikan bahwa sudah saatnya menganggap Pancasila sebagai hidup sehari-hari. 

“Di Jawa, Pancasila itu ditinggikan dan dianggap sakral sampai orang tidak berani menerapkannya. Itu malah keliru besar karena seharusnya Pancasila itu ada dalam hidup sehari-hari, diwujudnyatakan dan diimplementasikan,” terangnya. 

Idham berpandangan, implementasi Pancasila yang wajib dilakukan harus disesuaikan dengan zaman dengan tetap mempertahankan roh dan landasan ideologisnya. “Bung Karno sudah memerintahkan untuk selalu dikinikan implementasi nilai Pancasila, jangan sampai generasi muda kita mengatakan Pancasila itu katrok kalau tidak diperbaharui implementasinya. Misalnya saja makna kerakyatan, kesejahteraan sosial tentu sudah berbeda antara tahun 1949 dengan hari ini, jadi harus disesuaikan,” sambung politisi PDIP ini. 

Sementara Prof Sudjito juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah sebuah bangsa yang unik dan tidak ada lainnya di dunia dengan perbedaan yang luar biasa banyaknya. Kesadaran inilah yang wajib dibangun setiap warga negara bahwa Indonesia adalah bangsa beragam dengan keunikan masing-masing. 

“Yang menyatukan kita ya, Pancasila dan Kebhineka Tunggal Ikaan, berbeda-beda tetapi tetap satu bangsa Indonesia. Inilah yang harus disadari seluruh elemen bangsa termasuk para politisi agar tidak mengaduk persatuan hanya untuk berebut kekuasaan yang akhirnya mengatasnamakan rakyat,” terangnya. 

Di akhir diskusi, para narasumber dan peserta yang berasal dari kalangan akademisi serta wartawan senior sepakat bahwa Pancasila dan Kebhinekaan harus terus dipertahankan di Indonesia. Langkah terkecilnya adalah dengan melaksanakan dalam kehidupan pribadi setiap harinya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI